Tak Sengaja Menemukan Rumah Hutan Di Kota Serang

486
rumah hutan di kota serang banten

Serang adalah ibu kota provinsi Banten. Di mana provinsi Banten memiliki banyak sekali tempat wisata yang menarik untuk di kunjungi. Begitu juga dengan ibu kotanya, Serang pun memiliki destinasi wisata yang indah, dan kamu akan merasa nyaman ketika mengunjunginya. Apalagi bisa menemukan rumah hutan di tengah-tengah kota Serang.

Ini adalah cerita saya ketika pergi pulang kampung ke Serang. Kampung halaman saya teletak di ujung perkotaan, dan jika ingin pergi ke kota Serang dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk mencapainya. Waktu itu saya sedang membutuhkan uang tunai tapi karena di kampung saya masih sedikit mesin ATM, jadi saya harus pergi ke kota. Setelah selesai ambil uang, mampirlah di salah satu warung Sop Duren yang hits se Serang Raya.

Sambil menikmati Sop Duren, sebagai seorang travel blogger Indonesia saya menuntut diri saya pribadi untuk mencari inspirasi tempat wisata apa saja yang menarik untuk dikunjungi, dan tiba-tiba terpikir ingin pergi ke curug atau hutan. Tapi karena bingung mau mengunjungi curug ataun hutan terdekat, akhirnya teringatlah ada rumah hutan di tengah kota yang belum pernah saya kunjungi.

Baca: Trip Ke Pulau Peucang

Setelah menghabiskan sop durennya, saya langsung menuju rumah hutan. Rumah hutan ini terletak di Bukit Cidampit, Kampung Bojong, Desa Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Dari tempat sop duren ke rumah hutan jaraknya sekitar 10 km dan bisa ditempuh sekitar 15 menit, tapi pada kenyataannya saya menempuh selama hampir 1 jam karena nyasar. Jujur, walaupun saya asli Serang, saya belum pernah main ke daerah sini.

Sebenarnya tempat ini masih banyak yang belum tahu walaupun orang Serang asli. Sebelum sampai di tempat ini pun saya hanya bertanya lokasi Kampung Bojong saja, tapi pada kenyataannya ketika saya bertanya “rumah hutan” kebanyakan menjawab “gak tahu”. Namun ketika saya tanya Kampung Bojong, banyak warga yang tahu dan akan diberi tahu arahnya.

Untuk rutenya sendiri yaitu ikuti terus Jalan Raya Taktakan, patokannya adalah TPA Cilowong, yang bau khas nya (sampah) sangat menyengat. Dari TPA itu tidak lah jauh, nanti ada belokan ke kiri, masuk ke belokan tersebut. Atau bisa tanya ke orang sekitar dimana lokasi nya rumah hutan. Hampir semua warga di sini mengetahuinya, karena memang ini daerah mereka.

Dari belokan tersebut terus lurus saja ikuti jalan, sepanjang jalan tidak ada rumah sama sekali di kanan dan kirinya. Nanti akan ada rumah (perkampungan), nah di situlah tempatnya, patokannya adalah ada plang yang bertuliskan “Parkir Rumah Hutan”. Ngomong-ngomong, untuk menuju ke sana saya mengendarai sepeda motor ya, dan alangkah baiknya juga menggunakan sepeda motor agar parkirnya mudah. Biaya parkir motornya hanya Rp. 3.000,- saja.

Setelah memarkirkan motor, langsung jalan mengikuti jalanan setapak. Namanya juga di hutan, jadi jalanannya hanya setapak dan tidak beraspal ya. Ikuti terus sampai bertemu aliran air sungai. Di sini sudah memasuki area rumah hutan. Lebar aliran sungainya tidak lah besar, hanya selangkah kaki saja kok. Patokan aliran sungai ini yaitu ada sumur “timba”. Dari sini lurus lagi dan sampailah di Rumah Hutan Serang.

sungai di rumah hutan kota serang banten
Sungai di rumah hutan
rumah hutan di kota serang banten
Sumur di rumah hutan

Memasuki kawasan rumah hutan, ada beberap plang yang memperingatkan pengunjung agar pulang sebelum hari gelap atau sebelum magribh. Karena hutan ini sepi, jadi lebih baik pulang disaat matahari belum terbenam ya.

Setelah sampai di destinasi wisata tujuan, kamu akan disuguhkan pemandangan yang sangat asri nan indah. Ada gubuk-gubuk yang dibangun secara sederhana, inilah tempat yang menampilkan “rumah hutan” dimana rumahnya bukan terbuat dari tembok, melainkan dari kayu dan berbentuk panggung.

rumah hutan di kota serang banten
Rumah hutan
rumah hutan di kota serang banten
Rumah hutan

Konsep dari rumah hutan ini yaitu menyajikan rumah panggung sederhana dan taman yang di desain di tengah hutan. Kamu bisa bersantai sejenak dan berteduh di rumah-rumah panggung dan bisa duduk-duduk di kursi taman yang berbentuk batu.

rumah hutan di kota serang banten
Kursi dan meja batu

Selain bersantai, kamu juga bisa belajar dan olah raga, karena di sini menyediakan rumah baca (perpustakaan) dan lapangan badminton. Konsepnya sungguh menarik karena kita bisa bermain, belajar, dan bergerak di alam bebas. Sungguh tak ada duanya menemukan rumah hutan di tengah kota seperti ini.

rumah hutan di kota serang banten
Tempat bersantai
rumah hutan di kota serang banten
Lapangan badminton

Saking sepinya karena belum ada yang tahu tempat ini, kamu bisa melihat hewan-hewan liar juga. Waktu saya ke sini, saya melihat ada banyak burung berkeliaran mengitari hutan sambil berkicau, ayam, dan anjing. Jangan takut, anjingnya tidak galak kok, dia hanya berlari-larian saja (padahal saya takut sekali sama anjing).

Baca: Tips Liburan Hemat Sesuai Budget

Oh iya ada satu hal lagi, untuk bisa masuk ke tempat ini kamu dikenakan biaya sebesar Rp. 0,- alias Gratis. tidak ada pungli atau pungutan liar sama sekali di sini. Kapan lagi kamu bisa traveling dengan biaya murah bahkan gratis seperti tempat ini? Yuk traveling ke rumah hutan di kota Serang, Banten.

rumah hutan kota serang banten
Bale di tumah hutan

Sejauh ini, sudah berapa tempat yang pernah kamu kunjungi dan menemukan tempat yang masih asri dan gratis? Setelah mendapatkan informasi ini, sekarang kamu bisa traveling murah dengan berkunjung ke rumah hutan ini untuk menikmati keindahan alam, sambil belajar, bermain, dan berolah raga juga. – Budi Setiadi

5 COMMENTS

  1. Cocok banget dengan namanya rumah hutan, masih alami.
    Bertambah lagi info untuk traveling di Serang..

  2. Tuty prihartiny

    Baru tahu nih…terimakasih informasinya mas budi…

  3. Lokasinya asri dan sederhana.
    Cocok untuk berlibur dan mencari inspirasi menulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here