Bedol Desa, Warga Jakarta Coba MRT

mrt-jakarta-1

Selamat buat warga Jakarta, kini kalian memiliki moda transportasi baru. Transportasi yang sudah bertahun-tahun lamanya dinanti, sekarang sudah bisa dinikmati. MRT Jakarta siap membawa warga menuju kehidupan yang lebih maju dan modern.

MRT singkatan dari mass rapid transit merupakan proyek dari pemerintah provinsi DKI Jakarta guna mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara meningkatkan mobilitas, mengurangi kemacetan, dan mengembangkan system transit perkotaan, serta menjadikian transportasi public yang aman, nyaman, dan cepat.

MRT Jakarta menyiapkan 16 rangkaian kereta yang diantaranya 14 rangkaian beroperasi rutin dan 2 rangkaian lainnya dioperasikan sebagai cadangan. Setiap rangkaian kereta bisa menampung sebanyak 1.950 orang dan ditargetkan bisa mengangkut sebanyak 173.000 penumpang setiap harinya.

Satu hal yang unik dari MRT Jakarta yaitu namanya. MRT ini diberikan nama Ratangga yang artinya kereta perang yang penuh kekuatan dan perjuangan. Nama Ratangga sendiri diambil dari kitab Arjuna Wijaya dan kitab Sutasoma karangan mpu Tantular. Unik kan? Masih pakai nama lokal bukan pakai Bahasa Inggris atau lainnya.

Rute MRT Jakarta

Ratangga, MRT Jakarta
Ratangga, MRT Jakarta

Ratangga akan beroperasi dengan rute Lebak Bulus hingga Bunderan HI yang melewati stasiun Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi,Blok A, Blok M, ASEAN, Senayan, Istora Mandiri, Bendungan Hilir, Setiabudi, dan Dukuh Atas.

Dari Lebak Bulus sampai Asean, kamu akan dibawa melalui jalur atas dan dari Senayan sampai Bunderan HI melalui jalur bawah tanah. Enaknya Ratangga beroperasi setiap 10 menit sekali. Jadi gak terlalu lama buat menunggunya.

Baca : Jadwal KRL Tanahabang – Rangkasbitung

Ada satu yang bikin penasaran ketika naik MRT Jakarta ini yaitu proses dari atas menuju ke staiun bawah tanah.  Jadi ketika aku naik, posisiku berada ditengah-tengah keramaian penumpang dan agak jauh dari jendela. Jadinya gak ngerasain proses pergantian jalur dari atas ke bawah tanah.

Nah karena penasaran, jadi aku turun aja di stasiun Senayan dan coba tanya ke petugasnya, pak yang stasiun bawah tangga itu mana ya? Ya ini mas, ini udah di dalam tanah, kata petugasnya. Lah kok gak berasa ya? Lanjut tanyaku. Ya kan gak akan berasa mas, kemiringannya gak terlalu curam. Ini kan kereta penumpang bukan roller coaster mas, jawabnya.

Oh bener juga jawaban petugasnya, kalau jalurnya curam gitu bisa teriak-teriak nanti penumpangnya. Tahu sendiri kan ya, KRL aja penuhnya minta ampun, gimana kalau MRT Jakarta dibuat kaya roller coaster gitu? Amburadul kali ya, semua orang pada terpental.

Sambil berusaha menghilangkan rasa penasaran, akhirnya aku lanjutin perjalanan sampai stasiun akhir yaitu Bunderan HI. Dan ketika sampai, aku langsung disuguhi pemandangan yang mengejutkan. Ada apa di sini, coba lihat penampaknnya:

Fakta Warga Jakarta Saat Coba MRT Jakarta

TRavel Blogger Coba MRT Jakarta
Mohon maaf, ini lagi tegang karena pertama kali naik MRT

Antusiasme warga Jakarta dalam menyambut moda transportasi baru disembut dengan meriah dan sumringah. Warga sangat senang bisa mencoba pertama kali sebelum beroperasi secara resmi. Pemprov DKI Jakarta memberikan kesempatan secara gratis untuk naik MRT.

Stasiun MRT Lebak Bulus

Nah kalau udah denger GRATIS pastilah banyak yang berbondong-bondong, apalagi orang yang suka gratisan, pasti gak mau rugi ya, ups. Begitupun saat uji coba MRT ini, super rame di setiap stasiunnya. Tapi yang paling rame adalah di Bunderan HI.

Staisun MRT Bunderan HI
Antusiasme warga Jakarta

Ketika sampai di staisun MRT Bunderan HI, langsung mikir ini kaya mau mudik lebaran ya? Penuh banget, desak-desakan, sampai lewat pun agak sulit. Pokoknya penumpang membludak di sini. Sangat berbeda dari stasiun lainnya yang gak sampai banyak orang.

Warga Jakarta Coba MRT
Warga Jakarta membludak di stasiun MRT Bunderan HI

Selain itu, banyak banget sampah berserakan, mulai dari sampah bekas sticker tanda coba MRT sampai makanan dan minuman yang dibawa penumpang sendiri. Nah kalau aku perhatiin juga, tempat sampah di tiap stasiun masih kurang banyak juga, harusnya ditambah lebih banyak lagi.

Lalu harus ada tanda himbauan agar penumpang dilarang untuk makan, minum, dan membawa hewan peliharaan di setiap gerbong kereta. Pas uji coba, banyak banget yang makan snack, minum, bahkan makan es krim pun ada. Udah berasa piknik di Ragunan. Harusnya warga pun tahu akan hal ini.

Dan banyak banget mereka yang masih belum tahu aturan agar tidak menyender di pembatas kereta. Entah belum tahu apa emang udah kebiasaan melanggar aturan. Sampai petugas pun selalu menegur bahkan sambil tiup pluit agar tidak menyender. Kasihan petugasnya capek tau.

Setelah tahu gimana rasanya naik MRT Jakarta dan dikejutkan dengan fenomena di stasiun Bunderan HI, aku langsung balik lagi. Nah pas pulangnya aku pun berusaha pilih posisi deket jendela buat ngilangin rasa penasaran gimana kereta ini bisa dari bawah tanah ke atas.

Baca : Cara Berburu Tiket Kereta Mudik Lebaran

Ditambah orangnya suka perhitungan, pas di stasiun Senayan langsung permisi ke orang yang deket jendela. Pak permisi ya, saya mau deket jendel, dan langsung tempelin hp di jendelanya dong buat rekam video dan biar tahu jawabannya tadi sekaligus ngitung berapa lama dari dalam tanah sampai ke atas.

Jawabannya adalah butuh sekitar satu menit kereta jalan dari stasiun Senayan sampai berada di atas.Woww keren juga ya. Nah tindakan ku yang nempelin hp di jendela jadi pusat perhatian warga. Ah biarin deh diliatin, yang penting aku bisa ngitung seberapa lama kereta bisa keatas.

Stasiun MRT Lebak Bulus
Kandang MRT Jakarta di Lebak Bulus

Setelah puas naik MRT, tibalah di stasiun akhir Lebak bulus. Dan terjadi lagi kelakuan warga yang kurang baik yaitu gak mau turun. Maunya tetep naik di dalam kereta dan balik lagi. Harusnya kan gentian. Akhirnya petugas pun mengeluarkan senjatanya yaitu pluit, sambil bilang kalau mau balik lagi harus turun dan pindah ke rel satunya.

Sejauh ini, MRT Jakarta sudah cukup baik, namun tempat sampah mohon ditambah lagi, agar kebersihan dan kenyamanan pun jadi prioritas. Nah buat kamu yang mau ngerasain MRT, silahkan datang ke Jakarta dan pilih stasiun yang tersedia. Dan MRT Jakarta resmi dibuka untuk umum per hari ini. Selamat menikmati moda transportasi baru warga Jakarta. – Jalan yuk, kuy jalan

Budi Setiadi
Budi Setiadi
Berprofesi sebagai seorang digital marketer di salah satu e-commerce Indonesia sekaligus menyukai traveling, saya pun ingin menjadi seorang travel blogger Indonesia. Tujuannya adalah bisa berbagi informasi, pengalaman pribadi, dan semoga apa yang saya share bisa bermanfaat bagi banyak orang.
Leave a Comment