Menyusuri New Delhi, India. Enaknya Ke Mana?

explore-new-delhi-india

Mungkin kamu yang punya rencana pergi ke India masih bingung itinerary nya. Mau pergi ke mana juga belum tahu. Tenang, ini bisa jadi referensi kamu buat explore New Delhi. Aku coba share berdasarkan pengelamanku pergi ke sana.

Sejujurnya, aku gak punya waktu banyak buat explore New Delhi, beneran mepet banget. Bayangkan aja, sehari harus bisa keliling Delhi. Awalnya gak mungkin bisa sih, secara di Delhi itu kotanya rumit banget. Ah amburadul banget deh. Dari orang-orangnya, kendaraan, dan tempatnya bikin pingin pulang lagi ke Indonesia. Tapi setelah dijalani sih, bisa kok.

Di pagi hari, aku sengaja langsung explore Old Delhi dulu, biar waktuku gak kebuang sia-sia. Setelah itu langsung explore New Delhi. Cuaca yang panas bikin aku cukup kelelahan sih, mau nyerah tapi sayang aja udah jauh-jauh ke sini masa cuma bisa explore sedikit tempat?

Dipikir lagi, mumpung transportasinya murah, mendingan sekalian ke sana. Lagian gak bikin kantong bolong ini. Yang bikin uang melayang itu cuma scammer aja. Dan di Delhi itu scammer nya banyak banget deh, harus ekstra hati-hati.

Lalu, enaknya pergi ke mana ya yang bisa dikunjungi? Berhubung waktunya mepet dan cuma punya waktu setengah hari sebelum pindah ke kota lainnya, jadi manfaatkan buat datang ke tempat ini:

1. Humayun’s Tomb, Monumen Bukti Cinta Sang Istri

Humayun's Tomb New Delhi, India

Humayun’s Tomb adalah makam Maharaja Mughal Humayun yang ada di New Delhi. Makam ini didirikan oleh sang isteri pertama yaitu Bega Begum (Haji Begum). Monumen ini dirancang oleh seorang arsitek Persia yang dipilih oleh Haji Begum, yaitu Mirak Mirza Ghiyas.

Bangunan ini menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1993, karena struktur bangunannya menggunakan bata merah dengan skala besar dan ditambahkan marmer juga. Monumen ini dikelilingi oleh taman yang terdapat bunga-bunga dan air mancur, membuat tempat ini menjadi indah.

Humayun's Tomb New Delhi India
Foto di sini udah mulai dilihatin banyak orang

Pertama kali aku masuk ke sini langsung dibuat nganga (untung gak sampe ngiler). Tempatnya beneran bagus banget, kerenlah pokonya. Sempat mau foto juga bingung karena bawa tas segede gaban masuk ke sini, karena udah check out dari penginapannya jadi backpack ku dibawa terus.

Tapi beruntung sih tasnya buat bahan ganjalan hp pas ambil foto. Tapi setiap ambil foto di spot-spot tertentu selalu kena tegur sama security nya, katanya sih cukup berbahaya karena memancing perhatian orang. Maklum kalau solo traveler gini setiap ambil foto, hp nya harus disimpan di tempat-tempat tetentu. Se-kreatifnya deh biar punya foto kece.

Humayun's Tomb New Delhi India

Setiap ada security langsung deh pindah dan cari tempat lainnya yang sepi, eh tetap aja ketahuan karena security-nya selalu keliling. Sebenarnya bagus banget sih kerja mereka mengawasi seluruh area agar aman dan nyaman buat para pengunjung.

Humayun's Tomb New Delhi India

Hari sudah mulai sore, rasanya sudah cukup berkeliling Humyun’s Tomb dan ingin segera keluar dari areanya. Tapi berhubung belum shalat, jadi aku cari masjid atau mushalla terdekat gitu. Nanya ke orang-orang pada bilangnya jauh gitu, tapi ya udah aku keluar dulu deh biar bisa naik tuk-tuk.

Eh gak sengaja ketemu orang Indonesia yang baru datang ke sini, ngobrol singkat gitu terus aku pamitan karena mau cari masjid atau mushalla. Lalu mereka bilang, eh bareng aja sama temenku orang India, dia juga muslim dan mau cari tempat shalat. Akhirnya kita kenalan dan langsung cari bareng-bareng deh.

Baca : Cara Apply e-Visa India

Nah ternyata di Humayun’s Tomb ini ada masjid, jadi deh langsung menuju ke sana. Tapi tempat wudhu nya agak susah gitu, harus ke toilet umum. Dan pas ke toilet umum udah banyak banget yang ngantri, sambil ngantri dia ngobrol sesama orang India dan aku cengok aja gak ngerti mereka bahas apa? Trus dikenalin juga dan mereka kira aku orang Malaysia.

Dari sekian orang yang kenalan saat ngantri wudhu, gak ada yang hafal namanya satupun, entah sulit banget inget namanya itu (meneketehe). Tapi seru aja sih bisa kenalan sama mereka. Dan lagi asyik ngobrol, tiba-tiba ada yang nyerobot antrian. Seperit biasa sih, orang India itu paling susah diatur, suka banget nyerobot antrian. Kesel banget deh lihatnya.

Setelah wudhu langsung deh menuju tempat shalatnya. Nah di sini ada kelucuan yang terjadi. Niat hati shalat Ashar, secara udah setengah 4 sore juga. Eh pas duduk di barisan jama’ah ada yang bikin bingung, kok ini shalat Ashar pake khutbah gitu di sini?

Humayun's Tomb New Delhi India

Aku sih ikutin aja tuh sampai selesai khutbah. Nah pas shalat aku niatnya shalat Ashar, tapi tiba-tiba setelah raka’at kedua langsung Assalamu’alaikum dong imamnya. Aku kaget, lah kok di sini shalat Asharnya 2 raka’at? Berasa mimpi gitu. Tapi ya udahlah, namanya juga gak tahu ini.

Setelah selesai shalat, akhirnya balik lagi ke kelompok orang Indonesia itu buat pamitan, karena aku juga mau explore tempat lainnya. Dan akhirnya kita berpisah di sini. Saatnya aku menuju Lodhi Garden.

2. Lodhi Garden

Lodhi Garden New Delhi India

Lodhi Garden adalah taman kota yang terletak di pusat Internasional New Delhi, India. Taman ini termasuk taman bersejarah yang di dalamnya terdapat makam raja Sayyid dan Lodhi.

Lokasi Lodhi Garden gak terlalu jauh dengan Humayun’s Tomb, sekitar 3 km lah. Makanya dari sana aku langsung ke sini naik tuk-tuk. Seperti biasa kalau naik tuk-tuk harus ekstra waspada. Biar gak kena scam, silahkan baca tips naik tuk-tuk di India.

 Pertama kali masuk tempat ini seneng banget karena lihat pemandangan yang hijau-hijau. Rasanya udara di sini segar banget dan bikin lupa dari yang namanya pulusi India. Namanya juga taman, pasti banyak pohon-pohonnya kan, jadi bikin sedap dipandang.

Di sini juga aku gak terlalu tenang setiap mau foto. Contohnya foto ini, pas aku foto tiba-tiba ada orang yang mendekati tas dan hp ku terlihat mau mengambilnya. Lagi foto senyum-senyum gitu, tiba-tiba aku langsung loncat melewati pagar bunga-bunga ini berebut hp. Untung aku lebih cepat dari dia.

Lodhi Garden New Delhi India
Lodhi Garden New Delhi India

Deg-degan banget sih, karena kalau hp ku diambil orang itu apa kabar hidup di India?? Pokoknya amit-amit branch baby aja, jangan sampai ada barangku yang hilang. Tapi untunglah semuanya aman terkendali.

Setelah kejadian itu, aku langsung cari spot lain dan menjauh dari orang-orang yang kelihatan mencurigakan. Dan yang paling penting bisa foto bangunan khas nya ini:

Lodhi Garden New Delhi India

Cukup susah buat foto sendiri di bangunan itu, karena banyak banget orang yang menghalangi. Pokoknya rese banget deh orang India itu (walau gak semuanya). Mereka pada duduk-duduk santai gitu di pintu-pintu bangunannya, dan kalau diminta tolong geser sedikit, mereka gak mau geser dong, dan itu bikin foto jadi bocor.

Rasanya aku ingin siram mereka pakai bensin dan nyalain korek deh. Apalagi sama orang yang lagi pacaran gitu. Ah untung aku orangnya gak seperti itu ya, masih bisa dibilang cukup baik lah, jadi gak sampe kasih bensin deh. Masih bisa tahan emosi dan amarah.

Pokonya di sini aku benar-benar menikmati tamannya. Walaupun suhu New Delhi panas banget, tapi di sini sejuk deh apalagi duduk di bawah pepohonan gitu. Ditambah banyak banget burung yang bernyanyi tralala-trilili, dan yang jelas menghibur hati banget sampe lupa diri kalau aku masih sendiri.

Lagi asyik duduk dan guling-guling diatas rumput, tiba-tiba terdengar suara adzan. Aku kaget sih, terus ingat pas shalat tadi Humayun’s Tomb. Jadi tadi itu harusnya shalat dzuhur bukan Ashar? Pas lihat kalender di hp, ternyata hari ini hari jum’at, dan seharusnya tadi itu shalat Jum’at bukan Ashar.

Oalah, baru kali ini aku shalat nya salah waktu. Jadi kalau traveling itu harus ingat hari, tanggal, dan jam juga biar gak salah lagi. Jangan fokus ke itinerary terus. Hahaha.

Saking betahnya di sini, gak terasa hari udah mulai sore. Tapi tetap aja kaki gak mau beranjak pergi dari sini. Karena setelah puas menikmati Lodhi Garden bisa langsung ke India Gate. Karena tempatnya gak terlalu jauh.

3. India Gate

India Gate New Delhi

Konon katanya kalau ke India Gate itu enaknya malam hari, karena penampakan gatenya bagus banget ada lampunya. Dan ternyata benar banget, jadi diatas nya ada lampu-lampu dengan warna sesuai warna bendera India.

India Gate adalah monumen nasional India atau dikenal dengan Tugu Peringatan Perang Seluruh Dunia. Bangunan ini dirancang oleh Sir Edwin Lutyens yang bertujuan untuk memperingati pengorbanan 90.000 tentara India Britania yang gugur membela Imperium Britanian di India saat perang dunia I dan Inggris-Afghan III.

India Gate New Delhi

Coba perhatikan bangunannya, mirip kaya Arc de Triomphe di Paris ya? Atau kalau di Indonesia mirip Simpang Lima Gumul yang ada di Kediri. Tapi tiap bangunan dari negara tetap mempunyai ciri khas nya masing-masing.

Baca : Open Trip India

Sebelum ke sini, denger-denger katanya kalau ke sini harus hati-hati melangkah, karena banyak ranjau nya. Apalagi kalau datang malem-malem, gak kelihatan. Terus pas nyampe sini aku beneran hati-hati dong jalannya. Setiap langkah harus nyalain flash, karena gak kebayang aja pulang ke hotel bawa ranjau yang aromanya sungguh menyengat. Tapi ternyata gak ada ranjau apapun, aku gak nemu sama sekali.

India Gate New Delhi

Entah hanya kabar burung atau beneran, aku gak tahu pastinya ya. Yang jelas pas ke sini gak lihat ranjau yang dibilang itu. Kalau beneran ada ranjau, mungkin saat itu aku lagi hoki aja karena gak kena.

Sebenarnya banyak banget tempat yang bisa di explore di Delhi ini, berhubung aku gak punya banyak waktu dan hanya bisa satu hari aja jadi hanya bisa explore Old Delhi dan New Delhi aja. Sayang sih gak bisa datang ke Qutub Minar, Lotus Temple, dan lainnya. Tapi gak apa-apa, siapa tau nanti ada kesempatan ke sini lagi.

Dari perjalanan ini, aku bisa belajar bahwa traveling itu harus inget waktu biar gak salah lagi. Kalau mau foto juga harus memperhatikan sekitar, apakah aman atau gak? Kalau aman silahkan foto. Dan security di tempat wisata pengawasannya cukup baik dan selalu mengingatkan pengunjungnya. Jadi jangan sungkan buat minta bantuan beliau. Setelah puas explore Delhi, saatnya pindah ke Agra. – Jalan yuk, kuy jalan.

Budi Setiadi
Budi Setiadi
Full Time Digital Marketer, Freelance Travel Blogger Indonesia, Content Creator, Travel Enthusiast, Backpacker, Solo Traveler, dan Penulis Blog Perjalanan yukkuy.com. Punya mimpi bisa menginjakkan kaki dan keliling dunia. Dengan menulis di blog ini, semoga bisa mewujudkannya. Jika ada yang mau membantu untuk mewujudkan keliling dunia, dengan senang hati aku terima. Hubungi budi@yukkuy.com sekarang.

Leave a Reply