Budi Setiadi

Budi Setiadi

Berprofesi sebagai seorang digital marketer di salah satu e-commerce Indonesia sekaligus menyukai traveling, saya pun ingin menjadi seorang travel blogger Indonesia. Tujuannya adalah bisa berbagi informasi, pengalaman pribadi, dan semoga apa yang saya share bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Gumuk Pasir Sumalu, The Hidden Paradise of Indonesia

Gumuk Pasir Sumalu Di Tana Toraja

Bukan Indonesia Namanya jika tak ada satu tempat yang memiliki surge tersembunyi. Keindahan alam yang mengagumkan sudah diyakini banyak orang, bahkan dunia. Tapi tahukah kamu ternyata di daerah Tana Toraja, Sulawasi ada spot baru yang masih banyak orang belum tahu. Salah satu hidden paradise nya adalah Gumuk Pasir di Samalu.

Kalau kamu pernah ke Yogyakarta, pasti tahu dong di sana pun ada Gumuk Pasir Parangkusumo? Banyak travel blogger yang sudah mengunjunginya. Uniknya kalau kamu pergi ke pantai, pasti berseluncur di air laut kan? Kalau di gumuk pasir, berseluncurnya diatas pasir.

Tapi, kali ini saya bukan membahas bagaimana serunya berselancar diatas pasir ya, melainkan tempat wisata yang masih belum diketahui banyak orang yaitu Gumuk Pasir Sumalu. Gumuk pasir ini terletak di Lembang Rantebua Sumalu, Dusun Buntu Rondo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Baca: Negeri Di Atas Awan

Fenomena alam yang satu ini sungguh menggagumkan. Gumuk pasir yang berbentuk seperti kumpulan bukit dengan gradasi warna yang unik. Selain itu, teksturnya juga lebih kasar dibandingkan dengan pasir pada umumnya. Lebih tepatnya seperti batuan kerikil.

Gumuk Pasir Sumalu Di Tana Toraja
Penampakan Gumuk Pasir Sumalu, Toraja Utara

Gumuk Pasir Samalu ini mulai ditemukan dan dikenal sekitar tahun 2016. Jadi, objek wisata ini masih dikatakan baru. Tapi gak banyak traveller yang tahu tempat ini lho. Saya pun merasa beruntung bisa datang ke tempat yang indah ini.

Awalnya gak kepikiran buat explore toraja dan mampir ke sini, tapi ternyata ada teman trip yang katanya kepengen explors sini. Saya sih ngikut aja, lagian itinerary saya masih sedikit. Jadi gak ada salahnya kan untuk coba melipir ke sini.

Gak terlalu sulit kok buat sampai ke tempat ini, asalkan berani bertanya saja. Walaupun sebagian orang juga ada yang belum tahu gumuk pasir ini. Tapi yang penting adalah tanya rute desa Sumalu, dan kebanyakan pada tahu untuk nama desa tersebut.

Untuk akses jalannya cukup oke lah, gak parah-parah banget. Cuma kalau pakai mobil, jalanannya sempit dan hanya cukup untuk satu mobil saja. Selama di perjalanan saya sih mikirin, kalau ada dua mobil yang saling berlawanan gimana ini? Mana pinggirnya jurang lagi, kan gawat.

Selain jalannya gak semulus seperti jalan tol, bentuknya juga gak lurus alias meliuk-liuk seperti di puncak. Jadi setiap tikungan sebaiknya membunyikan klakson agar bisa kasih tahu ke kendaraan yang berlawanan arah dan mengindari kejadian yang tidak diinginkan.

Gumuk Pasir Sumalu Di Tana Toraja
pertama kali sampai, langsung disuguhi penampakan yang indah

Sebenarnya agak salah waktu sih datang ke sini, karena pas banget sampe sini pas siang hari. Yang mana sinar matahari sedang “hot-hot” nya menyinari bumi ini. Jadi sinarnya cukup membakar kulit ini dan membuat saya dehidrasi. Ditambah lupa juga bawa minum, karena dipikir cuma sebentar saja. Eh tahunya cukup lama juga maen di pasirnya, betah sampe gak mikirin kulit yang udah terbakar.

Gumuk Pasir Sumalu Di Tana Toraja
Panas pun rela main di pasir

Gimana gak betah coba bisa maen di pasir yang bisa dinaikin. Kalau zaman waktu kecul dulu suka banget maen pasir kalau ada yang sedang bangun rumah, bikin lubang jebakan lah atau lainnya sampai dimarahin sama yang punya. Karena itu kan pasir buat bangun rumah bukan buat mainan. Nah begitu main ke Gumuk Pasir Sumalu, jadi ingat masa lalu deh. Hehehe..

Pas pertama kali injak pasir nya karena mau naik ke puncaknya agak salah injak sih, harusnya injak yang bagian gundukannya tapi saya injak bagian pinggirnya. Jadi saya bikin longsor pasir nya deh, dan pakaian pun jadi kotor. Tapi gak apa-apalah, berani kotor itu baik.

Gumuk Pasir Sumalu Di Tana Toraja
Bukit pasir yang dikelilingi pegunungan

Gak menyerah sampai di situ, saya terus cari cara gimana caranya biar injak pasir gak longsor. Akhirnya cari gundukan pasir lainnya yang kelihatannya oke untuk di injak. Dan akhirnya berhasil juga bisa berdiri diatas gundukan pasir dengan sempurna tanpa membuat longsoran pasir.

Saking asiknya main pasir dan lupa ternyata keringat sudah bercucuran, akhirnya tersadar juga ternyata saya terkena dehidrasi. Karena haus banget, jadi saya coba sudahi saja aktivitas bermain diatas pasirnya. Dan yang tak kalah capeknya adalah ketika saya harus nanjak untuk pulangnya. Sudah capek, haus, dan harus nanjak lagi.

Sesekali istirahat dan duduk di tiap pertengahan jalan, karena gak kuatnya harus jalan lagi. Mana tempatnya sepi, gak ada penduduk. Tapi ada orang juga sih yang lagi bangun rumah. Lihat ada teko (tempat air minum) rasanya ingin minta saja, tapi gak enak ah. Mana mereka lagi kerja, masa diminta air minumnya. Kan mereka juga sama-sama haus, bahkan lebih capek mungkin.

Jadi saya paksakan saja perlahan-lahan untuk segera naik dan ambil air minum. Rasanya hampir nyerah aja gitu, tapi cukuplah istirahat sedikit-sedikit untuk menghemat tenaga. Dan akhirnya kuat juga bisa sampai atas dan langsung cepat-cepat ambil air. Begitu air masuk tenggorokan, lega banget rasanya.

Gumuk Pasir Sumalu Di Tana Toraja
Rasanya ingin sekali berlama-lama di sini

Setelah haus hilang, saatnya meninggalkan tempat yang luar biasa indahnya. Jujur belum puas banget bisa menikmati fenomena ala mini, karena belum pernah lihat sebagus Gumuk Pasir Sumalu.

Oh iya, ada satu yang baru aku dengar. Jadi sebelum saya tiba ditempat ini, saya bertanya ke salah satu warga tapi jawabannya agak ngelantur gitu. Saya kira komunikasi Bahasa saya yang sult dimenegerti olehnya, tapi ternyata dia habis minum “Ballo’ Toraya”.

Baca: Cara Mengatasi Homesick Saat traveling

Ada yang tahu Ballo’ Toraya itu apa? Ballo’ Toraya adalah salah satu minuman khas Toraja yang mengandung alcohol. Mungkin Bahasa yang kita tahu adalah tuak. Bisa juga disebut Ballo’ Toraya adalah tuak nya Toraja.

Mungkin karena itulah salah satu warga yang saya tanya jawabannya ngelantur. Tapi untungnya ada ibu-ibu yang nashi tahu arah dan patokan lokasinya. Akhirnya saya bisa sampai ke sini. Terima kasih Ibu dan bapak (walaupun jawabnya ngelantur).

Nah itulah sedikit pengalaman yang saya bisa share ketika menemkukan tempat yang luar biasa keren di Toraja, Gumuk Pasir Sumalu. Kalau kamu ingin pergi ke sini, sebaiknya pergilah pagi-pagi dan bawa air minum agar tidak terkena dehidrasi. Jika ada kesempatan untuk pergi ke Toraja, saya pasti akan datang ke sini lagi, karena masih ada sesuatu yang membuat saya tertarik dan penasaran. – Budi Setiadi

Savasa Deltamas Cikarang Menyimpan Masa Depan Yang Modern

Perumahan Savasa Deltamas Cikarang

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata Cikarang? Panas, kotor, penuh polusi, atau lainnya. Itulah jawaban yang saya dapati ketika meminta jawaban dari orang. Tapi tahukah kamu ternyata Cikarang menyimpan kehidupan yang modern di masa yang akan datang?

Pertama kali ketika saya dapat ajakan untuk pergi ke Cikarang rasanya udah males banget dengarnya. Pasti panas, macet, udaranya kotor, dan pikiran negatif tentangnya langsung terbayangkan. Kenapa harus pergi kesana coba?

Memang, di weekend kemaren rencananya saya ingin pergi liburan ke daerah Serang, Banten. Di sana ada tempat wisata yang sedang hits, namanya yaitu Taman Mahkota Ratu. Saya dapat kabar dari teman bahwa saat ini sawahnya sedang berwarna hijau, jadi pas banget buat dikunjungi dan berfoto ria. Dijamin fotonya keren, katanya.

Tapi setelah ada ajakan untuk pergi ke Cikarang, saya jadi galau mau pergi liburan ke Serang atau Cikarang. Jika dipikir secara logika, lebih baik pilih pergi ke Serang. Tapi, entah kenapa hati inginnya memilih Cikarang yang belum tahu ada sesuatu hal apa yang menarik di sana.

Namun, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Cikarang. Saya coba berpikir positif saja, mungkin bisa dapat sesuatu hal yang bermanfaat dari sana. Dan benar saja, saya jadi tahu ternyata Cikarang memiliki potensi kehidupan yang baik dan modern. Kehidupan tersebut dimulai dari Savasa Deltamas.

Savasa Deltamas Cikarang

Savasa Deltamas adalah perumahan atau town house dengan konsep Smart Living yang dicetuskan oleh Panasonic Home dan Sinar Mas Land. Town house Savasa dikembangkan dengan mengadaptasi teknologi jepang yang canggih dan mengusung visi yang futuristic untuk kehidupan masyarakat urban.

Konsep pintar yang dihadirkan Savasa yaitu Smart Township, Smart Security, Smart Home, dan Smart Community. Konsep tersebut merupakan terobosan inovasi terkini dalam membuat hunian yang praktis dan efesien. Selain itu, bangunan rumah Savasa dibuat sangat kokoh dengan kontruksi yang tahan terhadap gempa melalui teknologi Powertech Panasonic.

savasa deltamas cikarang 6 - Savasa Deltamas Cikarang Menyimpan Masa Depan Yang Modern

Konsep yang sangat berbeda dari hunian pada umumnya yaitu adanya fitur canggih yang menggunakan Panasonic Home Network System. Ditambah lagi adanya fitur PureTech yang dapat menyaring udara 97% dari debu, kotoran, dan partikel berbahaya lainnya yang bisa masuk ke dalam ruangan. Hunian ini juga dirancang dengan cross ventilation system yang berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi udara dan membuat rumah menjadi segar dan sehat.

Selain rumah yang nyaman, Savasa Deltamas didukung dengan lingkungan yang aman juga. Terdapat fasilitas delivery dropbox untuk menjaga keamanan huniannya dalam pengiriman barang. Jadi ketika ada orang yang mengirim barang ke rumah kamu, akan ada security yang siap mengantarkan kurir dengan barangnya agar sampai ke tempat tujuan dengan baik.

Kamera CCTV di setiap akses pun diterapkan untuk mengawasi pengunjung yang masuk ke dalam area Savasa Deltamas. Selain CCTV, perumahan ini dilengkapi dengan teknologi sinar inframerah. Dan tak ketinggalan, system kartu akses pun diterapkan untuk para penghuni.

Lokasi, Tipe, Dan Harga Savasa Deltamas Cikarang

Savasa Deltamas Cikarang

Savasa hadir di lokasi yang sangat strategis yaitu teletak yang jaraknya dekat dengan pusat bisnis di kota Deltamas, kabupaten Bekasi, Indonesia. Akses kendaraan pun tak begitu sulit, karena tak jauh dari stasiun kereta cepat Jakarta – Bandung, stasiun Karawang, dan Gerbang Tol Km 41.6 yang akan dibangun.

Ada dua tipe rumah yang dihadirkan yaitu tipe A dan tipe B. Tipe A memiliki luat tanah sebanyak 66 m2 dan luas bangunan 64 m2, dan 2 kamar tidur. Sedangkan tipe B memiliki luas tanah 84 m2 dan luas bangunan 80 m2, dan 3 kamar tidur.

Untuk harga rumah tipe A dijual mulai dari Rp. 980 jutaan, sedangkan tipe B dijual dengan harga mulai dari Rp. 1,2 Milyaran. Dari harga tersebut sebanding dengan fasilitas yang akan didapatkan. Bayangkan saja punya rumah seharga itu, kamu bisa hidup di area yang aman dan nyaman.

Buat kamu yang punya mobilitas tinggi, memang hunian ini sangat cocok untuk dimiliki. Konsep Smart Lifestyle yang memliki keamanan dan lingkungan yang sudah difasilitasi dengan baik. Jadi jika ditinggalkan dalam waktu lama pun, bisa lebih tenang, karena kamau memiliki akses penuh terhadap rumahmu.

Pilih Mana iPhone XR, XS, Atau XS Max Yang Cocok Buat Kamu?

revie-spesifikasi-iphone-xr-xs-max-1

Halo pecinta jalan-jalan yang kece, kamu sudah tahukan ada produk yang baru lho dari brand ternama yang namanya sudah tak asing lagi, yaitu Apple. Pasti kamu sudah dengar-dengar dong kini Apple meluncurkan produk terbarunya yaitu iPhone XR, XS, dan XS Max.

kebanyakan travel blogger Indonesia sudah terbiasa menggunakan produk dari Apple sebagai perlengkapan traveling-nya. Salah satu yang digunakan untuk menghasilkan foto yang keren, biasanya menggunakan iPhone kan. Memang, iPhone tidak diragukan lagi kualitas kameranya.

Baca juga: Bersihkan Hari Aktifmu Untuk Persiapan Traveling

Selain kameranya, mesinnya juga sangat bandel lho alias awet. Memang sih harganya juga gak terlalu murah, tapi sebanding kok dengan harganya. Ini menurut pengalaman saya ya. Dan yang tak kalah lagi designnya oke banget, bahkan bisa dibilang sebagai pionir di dunia smartphone, karena design-nya pun suka ditiru oleh brand lain.

Nah kali ini saya bukan ingin membahas masalah kompetitornya, tapi mau share tentang sesuatu yang terbaru dari iPhone. Di bulan September 2018 ini, Apple mengeluarkan seri terbarunya. Namun sangat disayangkan di Indonesia sepertinya belum resmi launching dan seperti biasa agak lama untuk masuknya.

Tapi tenang saja, sebelum ready di Indonesia, sekarang kamu bisa tentukan dulu mana yang lebih cocok dengan kamu, iPhone XR, XS, atau XS Max? Sebelum itu, cari tahu dulu yuk tentang produk terbarunya itu, yuk lihat review spesifikasi dan harganya.

Iphone XR

review spesifikasi iphone xr xs max terbaru 1 - Pilih Mana iPhone XR, XS, Atau XS Max Yang Cocok Buat Kamu?

Iphone XR mengusung tema “Brilliant In Every Way”, smartphone yang menggunakan layar terbaru dan paling canggih di industri saat ini. Teknologinya sudah menggunakan layar liquid retina, pendeteksi wajah yang lebih cepat, chip paling pintar dan kuat, dan ada terbosan baru juga pada kameranya.

Pihak Apple menyebutkan bahwa tampilan terbaru yang dimiliki iPhone XR pada layar atau LCD nya yang paling canggih dari smartphone lainnya. Hasil kecanggihannya membuat warnanya terlihat lebih tajam dan hidup. Sebuah inovasi pada latar layarnya yang memungkinkan dapat terlihat sangat indah jika dilihat dari satu sisi dan sisi lainnya.

Selain itu, material yang digunakan pada versi ini kualitasnya sangat baik yaitu menggunakan kaca yang dibuat melalui proses tujuh lapis. Pada setiap ujung kaca belakangnya pun dibuat lebih canggih sehingga menghasilkan warna yang kaya dan tajam.

Ditambah lagi dengan penggunaan bahan dari aluminium yang setara dengan bahan untuk pembuatan pesawat luar angkasa. Sehingga smartphone ini bisa mengisi daya dengan mudah dan lebih praktis, karena bisa isi daya baterainya tanpa kabel atau nirkabel (wifi).

iPhone XS Dan XS Max

review spesifikasi iphone xr xs max terbaru - Pilih Mana iPhone XR, XS, Atau XS Max Yang Cocok Buat Kamu?

Selain iPhone XR, ada juga tipe XS dan XS Max. Yang mana keduanya memiliki perbedaan pada ukuran layarnya. Namun kedua tipe ini memiliki kamera ganda atau dual kamera. Hal tersebut membuat iPhone XS dan XS Max menjadi smartphone idaman bagi pengguna saat ini.

Selain kamera, Super retina dengan ukuran yang besar pada seri XS dan paling besar di seri XS Max diterapkan dengan layer OLED yang memberikan ketajaman warna yang baik. Sehingga penggunaan material tersebut diklaim bahwa material paling kuat dan kokoh di kelas smartphone.

Identifikasi Wajah Yang Cepat

Identifikasi wajah yang baik sudah diterapkan sehingga keamanan menggunakan id wajah menjadi unggulan pada seri terbaru ini. Apple mengklaim bahwa fitur keamanan sandi wajah besutannya merupakan yang paling aman dan lebih cepat dibandingkan dengan merk lainnya yang pernah ada.

Intelligent A12 Bionic

Intelligent A12 Bionic adalah salah satu chip yang paling cerdas dengan performa yang kuat dan ditambah dengan Nerual Engine sebagai chip generasi masa depan. Chip ini mempunyai enam buah core CPU Fusion yang membuatnya bisa bekerja cepat dan hemat daya. Sehingga chip ini diklaim sebagai yang tercepat dan terkuat.

Terobosan Kamera Terbaru

review spesifikasi iphone xr xs max terbaru 2 - Pilih Mana iPhone XR, XS, Atau XS Max Yang Cocok Buat Kamu?

Di zaman sekarang yang lebih maju apalagi media sosial yang makin hari makin bertambah penggunanya, kamera adalah senjata utama untuk bisa eksis. Dari waktu ke waktu pun orang-orang membutuhkan teknologi yang praktis dan canggih. Begitupun dengan kamera.

Kini perkembangan kamera pun sangat pesat, berbagai merk smartphone pun tak mau kalah untuk berinovasi dalam membuat kamera yang canggih. Dan kabar baiknya, Apple pun menghadirkan kamera terbaru yang lebih unggul dibandingkan dengan lainnya.

Kamera satu ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan fotografi. iPhone menggunakan sensor hasil inovasinya yang bekerja dengan ISP dan Neural Engine guna menghasilkan kualitas foto yang sangat baik.

Namun ada perbedaan kamera dari koleksi terbarunya yaitu versi XR menggunakan kamera lensa tunggal sedangkan versi XS dan XS Max menggunakan dual kamera. Tapi efek bokehnya lebih ditingkatkan dan lebih baik dari generasi sebelumnya. Sehingga hasil foto-foto nya tampak lebih professional dengan latar belakang yang blur.

Satu fitur unggulan yang ada pada versi XS adalah smartphone yang bisa download dengan sangat cepat berkan fitur kelas LTE Gigabyte. Dan memori atau tempat penyimpanannya pun sangat banyak yaitu 64 GB, 256 GB, 512 GB. Sehingga iPhone XS menjadi smartphone dengan kapasitas tertinggi. Namun versi XR memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 64 GB, 128 GB, dan 256 GB.

Kebayangkan kalau traveling pake iPhone XS atau XS Max yang kapasitas penyimpanannya banyak, kamu bisa ambil foto sepuasnya tanpa takut memori hp mu penuh. Selain itu hasil fotonya pun mengagumkan, karena gambar yang dihasilkan sangat tajam dan ada fitur bokeh yang oke.

Harga iPhone XR, XS, Dan XS Max

Satu hal yang saat ini sedang dibicarakan banyak orang. Konon, harga iphone terbaru ini yaitu seharga dua ginjal. Jadi kalau mau punya iPhone XS atau XS Max jual gijal saja. Tapi itu bukanlah hal sebenarnya, tapi becandaan kaum milenial saja.

Seperti informasi yang beredar, di Amerika sana sudah bisa dibeli dengan cara pre-order. Selain fitur unggulan yang diluncurkan, satu hal yang bikin penasaran tentunya harga. Berikut harga iPhone XR yang dibaderol mulai  US$ 799 (setara dengan Rp. 11 jutaan), harga iPhone XS mulai dari US$ 999 (setara dengan Rp. 14,7 jutaan), dan iPhone XS Max harganya mulai dari US$ 1.099 (setara dengan Rp. 16,2 jutaan).

Baca juga: Rahasia Sumber Penghasilan Travel Blogger

Sayangnya di Indonesia belum resmi rilis. Jadi untuk harga pastinya belum diketahui. Seperti biasa, masuk ke Indonesia selalu telat dibandingkan dengan negara lainnya. Buat kamu yang benar-benar menginginkan produknya, bisa dicoba beli di luar negeri.

Jadi, adakah yang mau jual ginjal demi dapat iPhone terbaru? Gak lah ya. Tunggu saja nanti juga rilis kok harga resmi di Indoensianya. Harap bersabar.

Itulah sediki review tentang spesifikasi dan harga iPhone XR, XS, dan XS Max. Sekarang sudah bisa tentukan tipe mana yang cocok buat kamu. Kalau kamu penasaran silahkan beli dan miliki produknya. Jika sudah punya, boleh dong di share di sini, bagaimana ya rasanya punya iPhone terbaru? – Budi Setiadi

Menikmati Indahnya Lolai, Sebuah Negeri Diatas Awan Yang Ada Di Toraja

Keindahan Lolai, Negeri Di Atas Awan Tana Toraja

Beruntungnya Indonesia yang memiliki kekayaan alam begitu luar biasa indahnya. Salah satu keindahan alam terletak di Sulawesi Selatan, lebih tepatnya di Tana Toraja. Nama tempat ini yaitu “Negeri Di Atas Awan”, seperti sebuah dongeng yang pernah diceritakan orang tua saya ketika kecil.

Bisa dibilang tempat ini yang harus kamu kunjungi ketika kamu datang ke Tana Toraja. Tanpa datang ke sini, kamu bisa dibilang belum pernah ke Toraja. Mau dibilang seperti itu? Maaf, saya sih gak mau dibilang kaya gitu. Lebih baik menyempatkan datang ke sana deh.

Penasaran banget kenapa kampung Lolai disebut “negeri di atas awan” ya? Awalnya berpikir, mungkin ada bukit yang bisa lihat kabut gitu, sama seperti puncak. Kalau lihat awan kan memang harus naik gunung dulu, sedangkan Lolai bukan disebut gunung. Soalnya saya sering banget lihat di Instagram travel blogger Indonesia yang banyak menampilkan foto sedang berdiri di puncak gunung dengan backround awan dan matahari terbit, bukan di sebuah bukit.

Memang sih itu juga salah satu keinginan saya yang bisa melihat matahari terbit dan berdiri dikelilingi awan. Indah banget bayangannya. Tapi, karena ini bukan di gunung yang tinggi, jadi saya tidak punya ekspektasi yang terlalu tinggi, karena takut kecewa. Kalau sudah kecewa, apa jadinya?

Sebelum menuju ke sana, saya juga sempat tanya-tanya dan searching baiknya pergi jam berapa agar bisa sampai di Lolai. Hampir jawabannya, sebaiknya berangkat jam 04.30 WITA untuk bisa menikmati matahari terbit atau sunrise. Katanya, usahakan jam 5 pagi sudah harus di puncak, lebih dari itu gak akan dapat.

Akhirnya, saya mengikuti saran dari beberapa sumber dengan niat pergi jam setengah 5 pagi. Singkat cerita saya bangun jam 4, tapi karena masih ngantuk jadinya tidur lagi sebentar agar mata sedikit lebih fresh. Kemudian bangun lagi sekitar pukul 04.23 WITA, dan langsung buru-buru mandi.

Baca: Perlengkapan Yang Harus Dibawa Saat Traveling

Walaupun mandi dengan kondisi dingin-dingin, saya paksakan mandi. Karena kalau gak mandi, takutnya pas bawa motor ngantuk lagi. Gak lucu kan tidur sambil bawa motor? Mandinya pun express banget alias mandi bebek. Yang penting badan bisa segar setiap saat.

Setelah mandi yang singkat itu, saya langsung siap-siap. Dan karena perginya gak sendiri, alian bareng teman trip juga, jadi nunggu yang lainnya juga siap-siap. Alhasil, kami berangkat sekitar pukul 05.15 WITA. Tanpa mikir ngejar sunrise nya yang indah itu, gak apa-apa deh yang penting bisa sampai ke sana dengan kondisi badan fit.

Kurang lebih perjalanan dari tempat penginapan sampai Lolai membutuhkan waktu 30 menit. Untungnya gak terlalu jauh juga ternyata. Untuk menuju ke sana mudah banget, ada petunjuk jalannya kok, tapi sebelumnya kami juga nanya-nanya dan dikasih tahu dulu arahnya.

Sekitar jam 6 kurang, akhirnya tiba juga di Lolai, Negeri Di Atas Awan. Kami menanyakan tiket masuk ke petugas, tapi petugasnya menyuruh kami langsung masuk saja. Katanya tiketnya nanti pas pulangnya. Asyik banget sih, karena kan lagi buru-buru ngejar sunrise juga jadi gak pusing dan repot masalah biaya masuknya. Pokonya langsung masuk aja dan cari parkiran motor.

Disaat parkir motor, ada seorang petugas yang memberikan informasi bahwa pagi ini sangat indah. Selamat pagi semuanya, selamat datang di Lolai, Negeri Di Atas Awan, Totombi. Sungguh beruntung dan bahagianya, pagi ini diawali dengan cuaca yang bagus sekali, awan-awannya ssedang berkumpul. Sudah 3 hari ini, di tempat ini tidak ada awannya. Namun di pagi ini, awan berkumpul sangat banyak, teriaknya.  Mungkin dikarenakan ada yang berulang tahun hari ini, makanya awannya menyambut yang sedang berulang tahun.

Keindahan Lolai, Negeri Di Atas Awan Tana Toraja
Pemandangan pertama kali datang.

Kebetulan juga, salah satu dari kami juga sedang berulang tahun. Kemungkinan besar itu merupakan sambutan Tuhan atas hari bahagianya dengan menunjukkan pesona alam yang sangat indah. Ditambah lagi, hari itu bertepatan dengan Lebaran Idul Adha. Jadi alam terasa bahagia, dan saya pun bersyukur bisa melihat keindahan itu di Tana Toraja.

Keindahan Lolai, Negeri Di Atas Awan Tana Toraja
Golden sunrise di Negeri Di Atas Awan, Lolai, Tana Toraja
Keindahan Lolai, Negeri Di Atas Awan Tana Toraja
Pertama kalinya bisa foto di atas awan dengan sunrise yang begitu indah.

Saya sangat antusias menyambutnya, begitu pun dengan pengunjung lainnya. Saking antusiasnya, semua orang pun berbondong-bondong untuk berfoto di spot terbaik yaitu tepat berada di hadapan matahari terbit. Sehingga saya pun sulit untuk bisa berfoto di spot tersebut. Tapi itu gak mengalahkan rasa bahagia bisa berada di sana.

Baca: Harus Berani Traveling Sendirian

Pengunjung yang datang kebanyakan dari luar negeri. Sepertinya lebih banyak berasal dari China dan Malaysia. Saya sempat bertanya kepada salah satu dari mereka yang berasal dari Malaysia. Mereka mengajak keluarga dan rekan kerjanya untuk berlibur ke Indonesia, tepatnya Tana Toraja.

Keindahan Lolai, Negeri Di Atas Awan Tana Toraja
Salah satu spot foto yang selalu ramai

Selain spot foto dengan background sunrise, ikon tulisan “Negeri di atas awan Totombi” inipun tak kalah ramainya. Hampir semua orangpun berebutan untuk bisa berfoto. Sehingga sulit sekali untuk bisa mengambil foto hanya ikonnya saja. Mungkin kalua siang hari atau saat sepi baru bisa.

Keindahan Lolai, Negeri Di Atas Awan Tana Toraja
Siap-siap balik lagi ke Rantepao

Berhubung hari itu bertepatan dengan Idul Adha, jadi saya tak bisa berlama-lama. Setiap beberapa menit, selalu melihat jam agar bisa mengikuti shalat I’ed. Cerita lengkap dan lucunya mengejar waktu shalat I’ed, silahkan baca Pertama Kali Lebaran Di Tana Toraja.

Jadi begitulah cerita pergi ke Lolai Negeri Di Atas Awan. Tempat ini begitu indah dan saya pun sangat beruntung bisa ke sini. Dan akhirnya saya percaya kalua di sini benar bisa melihat awan dan sunrise diatas bukit. Inilah pengalaman pertama kali. Kalau kamu pertama kali melihat seperti itu di mana? Silahkan share pengalamanmu di kolom komentar dibawah ini. – Budi Setiadi

Pertama Kali Lebaran Di Daerah Yang Mayoritas Non Muslim

Pertama Kali Lebaran Di Tana Toraja, Sulawsi Yang Mayoritasnya Non Muslim

Ketika lebaran tiba, sudah tak asing lagi dengan yang namanya mudik, alias pulang kampung. Tapi kali ini bukan lebaran Idul Fitri ya, namun Idul Adha. Jadi sebutan mudik itu gak terlalu dipakai pada momen ini. Namun, ada cerita unik dari pengalaman lebaran kali ini, karena ini pertama kalinya saya lebaran di daerah yang mayoritasnya non muslim, tepatnya di Tana Toraja.

Awalnya memang sudah niat banget untuk bisa merasakan momen lebaran di Toraja, karena kamu juga sudah tahu kan daerah ini penduduk yang beragama Islam adalah minoritas. Justru itulah yang daya tariknya. Saya penasaran sekali bagaimana rasanya bisa berlebaran di sana.

Sebelum pergi ke sana, saya sempat berpikir dan bertanya-tanya pada diri sendiri, ada banyak masjid gak ya di sana? Karena kalau lebaran kan shalatnya harus berjama’ah di masjid dan gak boleh sendirian. Sempat ragu sih dan ada keinginan untuk membatalkannya. Tapi karena ini kesempatan langka, akhirnya saya memutuskan untuk tetap berangkat.

Namun jauh-jauh hari, saya melakukan research terlebih dahulu sebelum ke sana. Tanya sana tanya sini untuk dapatkan informasi yang meyakinkan saya untuk tetap pergi ke sana. Bahkan saya sendiri cari seorang guide untuk bisa menemani. Tapi ujung-ujungnya gak jadi pakai guide, karena ada yang kasih saran lebih baik tidak pakai guide. Orang-orang Toraja itu baik dan ramah.

Baca juga: Bersihkan Hari Aktifmu Untuk Persiapan Traveling

Selama diperjalanan kepikiran banget sama orang Toraja, benar gak ya orangnya baik dan ramah? Secara orang Indonesia yang ketimur-timuran itu mukanya cukup sangar. Karena saat research itu, dapat kontak dan lihat foto di profil whatsapp nya memang tampangnya sangar-sangar sih.

Tapi setelah sampai di sana, beneran orangnya baik dan ramah. Hanya tampangnya saja yang terlihat menyeramkan, tapi sikapnya memang baik dan ramah banget. Apalagi kalau saya bertanya sesuatu, mereka pun semangat untuk memebritahukannya.

Saya mendapatkan informasi kalau tempat yang mengadakan shalat I’ed di Toraja itu ada di Makale dan Rantepao. Kalau gak salah dengar (dengar dari mobil yang memberitahukan dengan toa), di Makale itu shalat nya di lapangan. Sedangkan di Rantepao shalatnya di Masjid Raya Rantepao.

Kebetulan banget, penginapan yang saya sewa itu cukup dekat dengan Masjid Raya Rantepao. Hanya perlu berjalan kaki sekitar 200 meter sudah sampai. Jadi gak perlu khawatir terlalu jauh buat ikut shalat I’ed nya.

Pada malam hari pas malam takbiran, saya mencoba untuk cari tahu jadwal shalat nya, dan sekaligus mau laundry pakaian juga. Tempat laundry nya persis dekat masjid tersebut. Ketika melihat depan masjid, beruntung ada bapak-bapak yang baru keluar dan saya pun langsung menghampirinya.

Saat saya mendekati, mereka melihat saya dengan tatatpan yang berbeda. Mungkin terlihat seperti warga asing. Tapi saya menghiraukan tatapannya dan langsung bertanya, “permisi pak, saya mau tanya besok jadwal shalat I’ed jam berapa ya?”. Jam 7 pagi mas sudah mulai, usahakan sebelum jam 7 sudah di sini ya, jawab salah satu dari mereka. Lalu mereka melanjutkan pertanyaan, “mas nya dari mana dan tinggal di mana?”. Saya dari Jakarta dan tinggal di wisma sebelah situ, jawab saya. Oh kenapa harus sewa penginapan, padahal bisa tinggal di sini saja, jawab bapak yang satunya lagi.

Hmmm agak bingung juga sih mau bilang apa lagi, tapi biar gak kaku saya coba jawab “oh memangnya boleh ikut tidur di masjid ya pak? Soalnya saya baca beberapa referensi gak ada yang punya pengalaman tidur atau tinggal di masjid selama di Toraja”. Oh kebetulan memang baru jadi juga tempatnya. Jadii Masjid Raya Rantepao ini baru jselesai di renovasi dan wisma nya juga baru dibuat. Kalau ada yang berkunjung dan mau menginap silahkan saja, lanjutan jawaban bapak itu.

Oh terima kasih banyak atas tawarannya pak, karena saya sudah menyewa penginapan jadi saya tidurnya di sana saja. Sekali lagi terima kasih banyak pak. Saya pamit dulu ya pak, mau istirahat karena kan besok mau ikut shalat dan explore Tana Toraja lagi, saya berpamitan dan meninggalkan mereka.

Keesokan harinya, niat hati ingin mengikuti shalat I’ed tepat waktu, tapi karena traveling ke Toraja tidak terlalu lama dan saya tertarik sekali ingin ke Lolai, sebuah tempat yang disebut Negeri Diatas Awan. Jadi saya pun memutuskan untuk pergi ke sana terlebih dahulu. Setelah itu baru cari masjid di sekitarnya.

Setelah subuh, saya langsung berangkat menuju Lolai, tapi selalu liat jam agar tidak ketinggalan shalat I’ed, karena inilah momen yang saya nantikan. Tepat jam 06.30 WITA, saya langsung turun dari Negeri Diatas Awan itu. Sepanjang jalan memperhatikan sebelah kanan-kiri cari masjid, berharap bisa menemukan masjid terdekat.

Ternyata di sekitar Lolai belum melihat satu pun masjid, dan saya cari orang yang bisa untuk bertanya. Mungkin karena masih pagi juga, jadi di sepanjang jalan hanya sedikit orang yang ada di pinggir jalan. Ketika melihat anak kecil yang seusia anak SMP, saya langsung bertanya saja “Dek permisi mau tanya, kalau masjid terdekat di sini di mana ya?”. Tidak tahu kak, jawabnya.

Dan saya pun terus melaju dan berusaha mencari masjid terdekat. Sudah dua kali bertanya ke anak kecil jawabannya tidak tahu. Akhirnya berpikir ya sudah saya balik lagi ke Rantepao saja. Tapi di perjalanan ada seorang laki-laki dan saya coba bertanya, “permisi pak, saya mau tanya kalau masjid terdekat di sini di mana ya? Soalnya saya mengejar shalat I’ed”. Wah kalau di sini tidak ada, yang ada hanya ada di Rantepao saja, jawabnya.

Dan saya pun langsung ngebut agar bisa sampai Masjid Raya Rantepao, karena melihat jam masih pukul 06.40 WITA. Wah keburu gak ya sampe sana, karena kan gak mau ketinggalan. Beruntung jalanan di sini gak macet seperti di Jakarta, jadi kemungkinan besar bisa sampai Rantepao jam 07.00 WITA.

Setelah ngebut dan tidak melihat jam, akhirnya tiba di dekat Masjid Raya Rantepao. Saya melihat orang-orang sudah ramai dan mau pada berdiri. Artinya shalat I’ed pun mau di mulai. Seketika saya pun bingung, karena belum wudhu. Kan gak sah kalau shalat tanpa wudhu.

Pertama Kali Lebaran Di Tana Toraja, Sulawsi Yang Mayoritasnya Non Muslim
Suasana shalat I’ed di Masjid Raya Rantepao

Tepat banget saya berhenti di sebuah warung, dan ada seorang ibu-ibu sedang menyiram bunga miliknya. Saya pun tanpi piker-pikir lagi langsung menghampirinya dan bilang “bu maaf sebelumnya, airnya boleh saya minta tidak untuk berwudhu, karena saya mengejar ikut shalat?” Oh silahkan pakai saja, kebetulan juga airnya baru saya ambil dan bersih kok, jawabnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Homesick Saat traveling

Langsung saya pakai airnya itu untuk wudhu. Ini wudhunya buru-buru banget karena takut ketinggalan. Selama berwudhu, ibunya itu kasih semangat “ayo mas buruan, orang-orang sudah mau mulai”. Mungkin kalau ibu itu seorang cheerleader menyemangatinya pake pom-pom kali ya? Hahaha.

Setelah saya selesai berwudhu, saya langsung bilang “makasih ya bu” dan langsung lari terbirit-birit. Huh untungnya masih bisa ikut dan merasakan shalat I’ed dan lebaran di Toraja. Inilah salah satu target dan alasan traveling ke Tana Toraja. Jarang sekali kan travel blogger bisa mendapatkan momen seperti ini.

pertama kali lebaran di tana toraja sulawesi tidak mudik ke kampung halaman 1 1024x768 - Pertama Kali Lebaran Di Daerah Yang Mayoritas Non Muslim
Suasana usai shalat I’ed

Saya kira shalat di sini sama seperti di kampung halaman saya yang selesainya pukul 08.30 atau maksimal pukul 09.00, dan ternyata beda. Di sini lebih cepat, karena jam 07.30 WITA saja sudah selesai. Agak kaget sih, dikira lebih lama. Tapi secara umum semuanya sama dan tidak ada perbedaan pada proses shalat I’ed nya. Hanya saja lebih cepat pada khutbahnya.

Setelah selesai shalat I’ed, saya pun melanjutkan untuk explore tempat lainnya di Toraja. Akhirnya, saya bisa merasakan pertama kali lebaran di tempat yang mayoritas non muslim, walaupun diiringi dengan rasa terburu-buru. Dan inilah pengalaman saya bisa berlebaran tidak mudik ke kampung halaman. – Budi Setiadi

Bersihkan Hari Aktifmu Untuk Persiapan Traveling Yang Menyenangkan

Bersihkan Hari Aktifmu #AsikTanpaToxic

Buat kamu yang memiliki segudang aktivitas tanpa batas, sebaiknya jagalah kondisi badan agar selalu fit. Selain menjaga kesehatan tubuh, kamu juga perlu refreshing tentunya. Sesekali perlu memanjakan badan untuk membersihkan hari aktifmu dan meringankan pikiran dengan pergi traveling.

Jujur saja, saya ini masih bisa dibilang “anak kantoran”, jelasnya sehari-hari sibuk bekerja untuk mencari sebongkah berlian. Bisa jadi kamu juga sama seperti saya yang sibuk bekerja kan? Selain bekerja, saya juga memiliki hobi traveling dan sekaligus menuliskan cerita selama perjalanan di blog ini. Namun saya masih freelance sebagai travel blogger Indonesia.

Dalam keseharian yang sibuk bekerja, saya mengharuskan diri untuk selalu menjaga kesehatan badan. Gak lucu kan, kerja lembur bagai kuda tapi badan selalu sakit-sakitan. Nah agar terhindar dari sakit, saya mempunyai tips untuk bisa selalu fit yaitu bersihkan hari aktifmu #AsikTanpaToxic .

Salah satu hal yang bisa menyebabkan badan kita mudah sakit adalah banyaknya racun atau toxic. Nah toxic tersebut sebaiknya dikeluarkan dari tubuh. Memang sih mengeluarkan toxic itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Jadi perlu waktu cukup lama untuk membuangnya.

Gak kebayang kan kalau tubuh kamu banyak sekali racunnya? Apalagi asupan makan yang kamu konsumsi mengandung pengawet. Sudah pasti racunnya mengendap ke dalam tubuh. Apalagi sekarang banyak sekali yang menjual makanan yang mengandung micin, sampai ada istilah “generasi micin”.

Bersihkan Hari Aktifmu #AsyikTanpaToxic
Kalau siang, paling enak duduk dipinggir kolam ikan

Selain harus memperhatikan makanan, minuman juga perlu diperhatikan. Kamu juga harus banyak mengonsumsi air putih, minimal 2 liter sehari. Tapi kalau kamu mau minuman yang berwarna dan berasa boleh-boleh saja, yang penting perhatikan kandungannya.

Nah buat saya, ada satu minuman yang sering saya konsumsi yaitu Natsbee Honey Lemon dari Pokka. Minuman ini, saya rasa baik untuk menyegarkan tubuh saya ketika menjalani akitivitas kerja dan traveling. Tanpa minum ini, saya gak bisa fokus untuk menyelesaikan pekerjaan saya. Bahkan saat traveling saya juga mudah hilang konsentrasinya.

Bersihkan Hari Aktifmu #AsyikTanpaToxic
Minuman yang satu ini bikin seger

Natsbee Honey Lemon ini rasanya enak banget, apalagi diminum saat cuaca panas. Nyesss, langsung segar. Kenapa minuman ini bisa bikin segar? Alasannya karena adanya kandungan lemon yang ditambah dengan madu. Jadi, minuman ini memiliki kandungan vitamin C nya juga.

Madu yang dipercaya untuk menjaga daya tahan tubuh, lemon berfungsi untuk detox toxic yang ada di dalam tubuh dengan cara mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh, dan vitamin C sebagai antioksidan alami yang terkandung dalam buah-buahan citrus.

Bersihkan Hari Aktifmu #AsyikTanpaToxic
Natsbee Honey Lemon, minuman favoritku

Kalau badan selalu segar bugar, kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau. Beraktivitas di dalam maupun luar ruangan, gak akan masalah. Serta bergerak dalam cuaca apapun jauh lebih enak, baik panas ataupun dingin.

Bagi saya sebagai seorang pekerja dan travel blogger, memiliki tubuh yang sehat adalah sebuah impian, lebih tepatnya sih kewajiban. Karena kalau gak sehat, saya gak bisa traveling dong. Jadi penting banget buat jaga stamina tubuh. Biar tiap weekend bisa melancong kemanapun untuk menikmati indahnya dunia.

Jadi, sudah saatnya bebaskan hari aktifmu untuk menjalani semua kegiatan rutin dan menikmati hari yang menyenangkan. Dan perlu diingat, kamu harus bisa menjaga pola makan dan banyak minum, serta memberikan asupan tubuh yang mengandung vitamin C dan madu. Kandungan tersebut sangat dibutuhkan agar stamina tubuh selalu terjaga. Kalau badan sudah fit, mau pergi traveling kemana? – Budi Setiadi

Pernah Mengalami Homesick Saat Traveling? Inilah Cara Mengatasinya

Cara Jitu Mengatasi Homesick Saat Traveling

Kebanyakan traveler yang suka berkeliling untuk explore suatu tempat berpikir selalu senang. Tapi ada beberapa yang berbeda, traveling itu gak sesenang yang dibayangkan. Kadang pernah terjebak dalam situasi homesick saat traveling.

Apa itu homesick? Homesick adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kerinduan atau kangen yang luar biasa kepada orang tua atau keluarganya. Kondisi tersebut bisa terjadi karena berada jauh dari rumah atau keluarga. Sehingga menimbulkan efek psikis yang bisa membuat perbedaan prilaku atau cara berpikir.

Hal yang paling gak enak ketika traveling salah satunya ini. sesibuk apapun dan sesenang bagaimanapun saat traveling, ketika terserang homesick, kamu akan merasa hal yang tak mengenakkan. Bahkan kalau sedang traveling bersama teman sekalipun, temanmu pun akan merasa ada yang aneh terhadap kamu.

Bahkan keanehan tersebut bisa sangat sulit untuk ditutupi. Bahasa lainnya, semakin kamu menutupinya, orang lain bisa merasakannya. Biasanya homesick terjadi saat malam lho, dan kadang air mata langsung membanjiri pipimu. Besok pagi nya ingusan seperti lagi kena flu, padahal gak kena flu. Kamu yang pernah mengalami seperi itu?

Nah buat kamu yang punya hobi traveling apalagi travel blogger pasti bertanya-tanya bagaimana caranya biar gak terkena homesick? Tenang aja, saoa coba share bagaimana sih cara mengatasi homesick sebelum terjadi saat traveling:

1. Pulang Ke Rumah Sebelum Traveling

cara mengatasi homsick saat traveling pulang ke rumah - Pernah Mengalami Homesick Saat Traveling? Inilah Cara Mengatasinya

Cara pertama yang bisa kamu coba adalah bertemu dengan orang tua atau keluarga terlebih dahulu sebelum traveling. Cara ini cukup ampuh, karena sebelum traveling, kamu bisa puas-puasin bertemu atau bercerita dengan keluarga.

Dengan bertemu keluarga secara langsung, kamu juga bisa minta do’a restu agar selama traveling berjalan lancar, aman, dan selamat sampai kembali pulang lagi. Selain itu juga, agar keluarga bisa tenang ketika kamu pergi jauh darinya. Tanpa ada rasa khawatir yang berlebihan.

Baca: Suka Menungjungi Tempat Wisata Indonesia?

Tips jitu mengatasi homesick saat traveling ini yang biasa saya lakukan lho. Jadi kalau saya mau traveling jauh, satu atau dua minggu sebelum keberangkatan saya selalu pulang ke rumah dulu. Minta ijin dan bilang kalau saya mau pergi ke sini.

Pada dasarnya, orang tua saya itu selalu punya rasa khawatir yang berlebihan. Setiap anaknya mau pergi, pasti berpikir macam-macam. Bahkan, ada segudang pertanyaan yang sering ditanyakan mereka, seperi pergi kapan, dengan siapa, berapa orang, tempat tidurnya di mana, naik apa, habis uangnya berapa, cukup gak uangnya, di sana makannya pakai apa, dan masih banyak lainnya. Huft..

Justru itulah yang paling dikangenin sama anaknya. Kalau traveling tapi orang tua gak bertanya seperti itu, pasti merasa ada yang kurang. Bukan berarti “anak manja” atau “anak mamih”, tapi itulah bentuk rasa kasih sayang.

2. Telpon Keluarga

cara mengatasi homsick saat traveling telpon - Pernah Mengalami Homesick Saat Traveling? Inilah Cara Mengatasinya

Nah, buat kamu yang anak rantau dan jauh dari keluarga, bahkan tidak bisa bertemu keluarga secara langsung, tips mengatasi homesick saat traveling yang bisa membantu adalah telpon keluarga kamu. Cara ini bisa membantu ketika kamu sedang kangen-kangenya pada keluarga.

Sangat wajar jika kamu dilanda homesick karena jarang bertemu keluarga. Cobalah sebelum pergi traveling, kamu telpon orang tua, kakak, adik, sepupu, atau yang lainnya yang sedang kamu rindukan. Kamu bisa bilang kalau mau traveling ke suatu tempat dan minta do’anya agar selalu sehat dan selamat.

Mereka pun sangat senang ketika mendapat kabar kalau kamu mau jalan-jalan. Bahkan bisa menjadi suatu cerita yang membahagiakan bagi mereka karena kamu bisa dtang ke tempat tersebut. Walaupun kabar yang kamu sampaikan hanya berupa suara. Namun bagi mereka sudah seperti bertemu langsung.

Di zaman yang serba canggih, selain dengan cara telpon, kamu bisa video call untuk menghubungi keluarga. Mungkin ini lebih baik, karena kamu bisa melihat keluarga seolah-olah sedang bertemu langsung tanpa dibatasi jarak.

Bahkan saya punya teman yang sering banget video call dengan ibunya. Setiap aktivitas liburan yang dilakukaknnya pasti langsung diceritakannya, asalkan ada sinyal bagus. Dari perjalanan sampai mau tidur pun selalu video call dengan ibunya.

Mungkin sebagian orang beranggapan kalau dia itu “anak mamih”, tapi sebenarnya itulah yang membuat dia selalu merasa dekat. Walaupun jarak memisahkan, tapi masih bisa dekat dengan keluarga.

Kalau saya pribadi, sangat jarang melakukan tips yang satu ini. Karena biasanya saya mengharuskan diri sendiri untuk menyempatkan pulang ke rumah. Tapi kalau belum sempat karena waktu yang tak mengijinkan, biasanya menelpon mereka. Belum pernah video call, karena sinyal di rumah itu masih susah.

3. Bawa Foto keluarga

cara mengatasi homsick saat traveling bawaa album foto keluarga - Pernah Mengalami Homesick Saat Traveling? Inilah Cara Mengatasinya

Jika sudah pulang ke rumah atau telpon keluarga sebelum traveling, agar lebih terasa dekat lagi dengan keluarga salah satu caranya bawalah foto mereka. Kamu bisa melihat wajah mereka kapanpun dan di manapun, baik pagi, siang, atau malam.

Biasanya, homesick terjadi pada malam hari. Saat kegiatan di malam hari sudah selesai, biasanya mulai ingat keluarga dan ini yang menimbulkan rasa kangen yang luar biasa. Rasanya ingin selalu dekat itu muncul dan ada rasa sedikit menyesal pergi jauh dari mereka.

Disaat rasa itu muncul, kamu coba melihat foto-foto mereka yang kamu miliki. Setiap pergi kemana pun, sebaiknya bawalah foto mereka. Simpan di tas atau dompet, agar kamu bisa melihat wajah mereka lebih mudah.

Berkat seiring perkembangan teknologi juga, sekarang jadi lebih mudah melihat foto-foto keluarga. Dengan adanya smartphone kamu bisa melihat banyak foto mereka tanpa harus membawa album foto yang tebal. Bahkan bisa menghindari bagian album foto yang hilang atau rusak.

Jadi, mulai sekarang kamu perbanyak foto-foto keluarga, termasuk foto bersama mereka. Setiap kamu pulang ke rumah, saatnya ajak mereka untuk berfoto. Perbanyaklah koleksi foto, agar setiap kali rindu mereka, kamu memiliki obatnya.

4. Berpikir Positif

Tips Traveling Saat Bulan Puasa Ramadhan

Salah satu faktor munculnya homesick adalah pikiran negatif. Mungkin saja kamu berpikir tentang keadaan mereka, seperti memikirkan bagaimana keadaan mereka, sedang apa, dengan siapa, sudah makan apa belum,  dan lain sebagainya.

Baca: Rahasia Sumber Penghasilan Travel Blogger

Agar kamu tidak berpikir seperti itu, sebelum traveling kamu harus pastikan keadaan mereka dulu. Bisa dengan pulang ke rumah ataupun telpon. Jika sudah memastikan, kamu harus berpikir positif. Berpikirlah semuanya yang baik-baik dan tidak ada hal buruk yang terjadi pada mereka. Jika pikiran negatif muncul, cobalah berdo’a agar semuanya baik-baik saja.

5. Bawakan Oleh-oleh

Telpon Keluarga

Berpergian kemana pun apalagi ke tempat baru, rasanya masih kurang lengkap jika tidak membeli oleh-oleh dari tempat tersebut. Karena tiap tempat memiliki khas yang berbeda-beda, dan tentunya kamu ingin merasakan atau mencicipinya kan.

Bukan sekedar mencicipi khas empat tersebut, melainkan perlu diingat bahwa sebaiknya kamu juga ingat yang ada di rumah. Sebagai balasan rasa rindu kepada mereka, bawakanlah oleh-oleh untuk mereka. Belikanlah makanan, pakaian, atau apapun yang khas dan sesuai dengan mereka.

Biasanya, saat pergi traveling itu banyak teman kamu yang minta atau nitip oleh-oleh. Lebih banyak minta nya sih dari pada yang nitip, benar gak? Tapi lebih dari itu, coba pentingkan belikan oleh-oleh untuk keluarga kamu. Jangan sampai mereka tidak mencicipinya sama sekali.

Inilah cara yang saya lakukan agar bisa traveling dengan tenang dan senang. Traveling bukan sekedar bersenang-senang untuk diri sendiri, tapi juga menyenangkan untuk orang yang di cintai. Karena traveling juga mengajarkan banyak hal.

Bukan hanya traveler saja yang bisa terkena homesick, melainkan anak kost yang tinggal jauh dari keluarga. Seperti halnya mahasiswa yang sedang kuliah, orang yang sedang kerja mencari nafkah, dan lain sebagainya.

Jadi, itulah tips atau cara mengatasi homesick saat traveling yang bisa saya bagikan. Sebelum traveling, ada baiknya kamu pulang ke rumah dulu, jika tidak bisa pulang cobalah telpon atau beri kabar, selalu membawa foto, berpikir positif, dan bawakanlah oleh-oleh untuk mereka.  And, enjoy your time! Budi Setiadi

Image source: pexels

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci

Liburan Seru Ke Bazaar DI Taman Kerinci Jakarta Selatan

Weekend adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh kebanyakan orang, baik bagi pelajar maupun pekerja. Ya, karena di hari biasa mereka sibuk menjalankan aktivitas nya masing-masing. Salah satu tempat seru yang bisa kamu kunjungi yaitu Taman Kerinci, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kali ini, saya coba berbagi pengalaman liburan seru di Taman Kerinci. Biasanya kalau weekend tiba, saya pergi ke suatu daerah di luar Jakarta, tapi karena belum kepikiran mau kemana jadi liburannya yang dekat-dekat aja deh.

Alasan kenapa pilih liburannya ke Taman Kerinci adalah dengar-dengar kabar katanya akan ada bazaar lho, dan karena penasaran coba langsung saya datangi saja ke tempatnya. Mungkin ada sesuatu yang menarik di sana yang bisa saya dapatkan.

Jujur saja, ini pertama kalinya juga sih saya datang ke sini. Pas datang agak membingungkan juga karena banyak orang yang sedang antri. Saya kira tempatnya akan sepi gitu, ternyata salah besar. Tempatnya ramai banget, mungkin tempat ini ramai karena ada bazaar kali ya.

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Antrian di Taman Kerinci

Pokoknya pas sampai di tempatnya, banyak banget orang yang antri. Ditambah ada tenda berwarna putih yang menghiasi taman tersebut. Karena penasaran, saya ikut antri juga. Ketika masuk tempat tersebut ternyata lagi ada bazaar pakaian bekas.

Baca: Tempat Nongkrong Yang Asyik Di Jakarta Selatan

Uniknya, yang dijual adalah pakaian bekas para artis Indonesia. Beberapa pakaian mereka yang mungkin sudah tidak dipakai, kemudian dikumpulkan untuk dijual kembali. Tapi bukan dijual sembarangan ya, ternyata untuk donasi.

 

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Koleksi beberapa pakaian yang tersedia

Event ini diadakan oleh salah satu organisasi non profit yaitu Sadari Sedari. Tema yang mereka adakan adalah Pasar Raia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengadakan amal yang digunakan 100% buat pendidikan anak Indonesia. Menarik banget kan?

Sekarang kita lihat keseruan acara bazaarnya yuk. Ketika pertama masuk, banyak sekali baju yang dijual di sana. Ada yang digantung dan ada yang ditumpuk diatas meja. Bebas pilih yang mana saja. Dan panitia juga akan memberitahu tempat koleksi pakaian artis yang dijualnya. Atau kalau mau tahu koleksi pakaian artis yang kamu minati, bisa ditanyakan ke panitianya.

Beberapa koleksi pakaian artis yang turut berpartisipasi yaitu ada koleksi Raisa, Andien, Tulus, Arsy Widianto, Gita Gutawa, Ayudia, Yuni Shara, Alika, Afgan, Tompi, Chelsea Islan, Ify Alyssa, Dira Sugandi, Vidi Aldiano, dan masih banyak lagi. Kalau berbicara pakaian artis, biasanya koleksi brand mereka cukup terkenal alias branded. Lumayan kan kalau bisa beli baju branded tapi harganya murah.

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Koleksi pakaian yang ada di bazaar

Oh iya, pakaian yang dijual harganya itu flat lho alias nett. Gak bisa ditawar atau nego lagi. Mungkin biar gak ribet kali ya panitianya dan bisa menghemat waktu juga. Harganya juga bervariasi lho, mulai dari 10 ribu, 30 ribu, 50 ribu, 80 ribu, 100 ribu, dan ada yang diatas 100 ribu.

Pengunjung yang datang sangat antusias lho, tapi gak salng berebut. Kondisinya sangat aman dan terkendali. Karena panitianya juga membatasi setiap pengunjung yang masuk ke arena bazaar nya. Jika dirasa sudah penuh, pengunjung yang masih mengantri dilarang masuk, dan jika sudah cukup kosong baru mempersilahkan masuk.

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Berburu cari koleksi pakaian yang pas
Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Antusiasme pengunjung berbelanja
Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Tumpah ruah di arena bazaar

Pengunjung yang mau belanja, wajib tahu peraturan yang dibuat panitia. Peraturan yang diterapkan diantaranya pengunjung wajib membawa tempat belanja masing-masing karena panitia tidak menyediakan plastik (guna mengurangi limbah plastik), pakaian tidak boleh dicoba, ditukar, atau dikembalikan, dan bawalah uang tunai.

Baca: Taman Mahkota Ratu

Bagi pengunjung yang lupa membawa tempat belanja masing-masing, panitia juga menjual tas belanja yang terbuat bukan dari plastik. Jadi gak perlu khawatir banget.

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Kalau gak bawa tempat sbelanja sendiri, bisa beli tas ini

Selain bazaar pakaian, ada banyak tenant yang berpartisipasi juga lho. Setelah belanja, pengunjung bisa jajan di sini. Ditambah lagi, ada hiburan musik yang bisa dinikmati pengunjung. Jadi acaranya itu sangat menarik dan menghibur. Lumayan buat mengisi weekend.

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Salah satu tenant yang tersedia

 

Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Hiburan
Liburan Seru Datang Ke Bazaar Di Taman Kerinci
Antusiasme pengunjung menonton hiburan yang ada

Selain event nya yang sangat menarik, ada satu hal yang menarik bagi pengunjung lho. Di acara ini kedatangan tamu spesial, yaitu Andien. Andien datang gak cuma sendirian, tapi datang bersama suaminya dan bawa anaknya, si cerdas Kawa. Pengunjung sampai berebut Cuma buat bisa foto bersama Kawa.

Andien Syah dan Kawa
Kedatangan tamu spesial

Nah, itulah keseruan liburan saya di Taman Kerinci. Lumayan banget mengisi waktu weekend. Daripada bengong di kamar, mending coba eksplor tempat-tempat terdekat disekitar tempat tinggal aja. Saya salut banget sama panitianya yang bisa bikin acara seru ini. Good Job! Budi Setiadi

Tempat Nongkrong Yang Asyik Di Jakarta Selatan

Tempat Nongkrong Yang Asyik Dan Murah DI Jakarta Selatan

Sudah punya rencana malam mingguan mau pergi kemana? Kalau belum cobain tempat nongkrong yang asyik dan murah di Jakarta Selatan. Kalau udah punya rencana mendingan batalin aja dan coba datang ke satu tempat ini. Namanya Laa Kitchen & Coffee.

Sebelum saya coba berbagi informasi mengenai tempatnya, boleh ya saya cerita sedikit. Saya sudah cukup lama tinggal di Jakarta Selatan ini, udah sekitar 2,5 tahun dan sebelumnya tinggal di Jakarta Timur. Tapi karena pindah kerjaan dan dapatlah di sini.

Mitos tinggal di Jakarta Selatan itu adalah biaya hidup yang selangit, banyak sih teman-teman saya yang bilang seperti itu. Tapi setelah merasakan sendiri memang benar seperti itu. Bayangkan saja waktu tinggal di Jakarta Timur, biaya kost-an itu hanya Rp. 400.000,- dengan kamar yang besar. Sekarang harganya melebihi dua kali nya dan ukuran kamarnya lebih kecil.

Selain itu biaya kost-an, harga makanan di Jakarta Selatan juga lebih mahal. Awalnya sih kaget banget, tapi mencoba dijalani saja dan harus terbiasa dengan keadaan ini. Lebih tepatnya keadaan yang mengharuskan hidup hemat. Hehehe.

Tapi di sinilah saya harus berpikir bagaimana caranya bisa bertahan hidup. Dan Alhamdulillah saya bisa hidup senang, apapun dan bagaimanapun keadaannya jalani dengan rasa senang aja dan harus disyukuri. Mungkin di sinilah tempat yang pas untuk hidup saya.

Selama tinggal di Jakarta Selatan, saya kurang eksplor banyak tempat nongkrong yang asyik. Mengingat tadi, di sini biaya hidupnya tinggi dan harus bisa hemat. Jadilah bisa dikatakan saya itu kuper alias kurang pergaulan. Bodo amat sih kalau dibilang kaya gitu juga.

Baca: Suka Traveling Ke Indonesia? Saatnya Jadi Travel Blogger

Tempat nongkrong yang paling saya sering dikunjungi paling mall, tepatnya Gandaria City. Entah kenapa suka banget nongkrong di sini. Ya mungkin karena dekat dengan kost-an juga sih. Beruntung banget kost-an dekat dengan mall. Sebenarnya Mall yang dekat bukan hanya Gandaria City, ada Blok M dan Pondok Indah Mall (PIM) juga.

Ngapain nongkrong di Gandaria City, apa asyiknya? Ya sebenarnya cuma main-main dan iseng aja ke sini. Hitung-hitung cuci mata lah dan menghilangkan kepenatan kalau sudah sibuk dengan kerjaan. Ditambah suka ada hal yang menarik yang bisa dilihat di sini.

Seberapa sering datang ke sana? Jawabannya sering banget, hampir tiap hari main ke sini. Tapi semenjak aktif nulis blog tentang traveling, tempat ini dijadikan tempat yang paling asyik buat nulis. Setelah traveling, biasanya nongkrong sambil menulis cerita pengalaman traveling kemaren.

Sangat berbeda kalau nulis di kost-an, kalau sudah buntu ya susah kelar tulisannya. Tapi kalau nulis sambil nongkrong, biasanya bisa lebih cepat kelarnya. Dan kadang kelarin tulisan sampe diusir mba-mba nya karena tokonya mau tutup. Paling malu itu suka ditegur “mas, maaf toko kami sudah mau tutup, jadi mohon dibayar dulu”.

Hmmm, itu sih yang sering banget saya lakukan. Tapi saking malunya karena keseringan ditegur seperti itu, jadi suka nyari tempat nongkrong yang asyik lainnya lagi, tapi masih area Gandaria City. Pokoknya harus pindah dan jangan terlalu keseringan di tempat yang itu-itu saja.

Nah biasanya setelah pulang kerja coba cari dengan lihat kanan-kiri ada tempat yang asyik buat nongkrong gak ya. Dan tara, akhirnya lihat ada tempat yang sepertinya menarik nih kalau buat ngeblog. Kelihatannya sih bagus, tapi gak langsung mampir.

Dulunya tempat ini adalah toko furniture, tapi sepertinya sudah pindah. Dan diganti jadi tempat makan gitu. Kalau dilihat dari luar, kelihatannya tempatnya mahal dan mikir-mikir juga sih sih pasti makanannya mahal.

Waktu pulang kerja itu, kepengen banget sih nyobain nongkrong ke tempat ini. Gak apa-apalah sekali ngabisin duit buat makan mahal dan malemnya harus ke situ. Setelah magribh dan lagi lapar banget, jadilah langsung datang ke tempatnya.

Pas masuk dan langsung pilih meja yang menurut saya paling nyaman, tepatnya depan pintu masuk. Pilihnya pas banget didepan orgen. Soalnya menarik banget sih ada tempat makan yang menyediakan orgen gitu, dan kalau di mall kan jarang ada. Ditambah warna background nya juga cerah banget, warna orange.

Karena lapar, langsung lihat menu makanannya. Langsung kaget sih pertama melihat harganya, ayam bakar Rp. 150.000,-. Dan ternyata saya salah lihat, harganya Cuma Rp. 15.000,-. Karena penasaran juga, panggil mba nya aja, mba ini harga ayam penyetnya Rp. 15.000,-? Langsung dijawab “iya mas”.

Oh ya udah, kalau gitu saya pesan ayam penyetnya deh sama nasi ya. Trus mba nya nanya “mas, pertama kali ya ke sini? Soalnya saya baru liat mas”. Oh iya mba, saya baru pertama kali ke sini. Sebenarnya udah lama pengen ke sini, Cuma kalau dilihat dari luar kayanya mahal gitu. Eh tahunya murah. Kalau gitu dari dulu saya makan di sini.

Menu yang tersedia yaitu ayam penyet, soto Betawi, roti bakar, mie rebus/goreng, dan lainnya. Selain ada makanan, tersedia minuman seperti jus, es coklat, dan sesuai namanya ada minuman kopi.

Gak sabaran sih pengen cepat mencicipi ayam penyetnya, enak apa gak nya. Gak lama kemudian, ayamnya diantar, langsung aja disantap dan rasanya enak kok. Jadi pas lah besok-besok kalau nongkrong di sini aja sekalian makan.

Pas lagi menikmati makanan, tiba-tiba mbanya nyalain orgen nya dan dia nyanyi buat saya (geer banget deh). Soalnya dia nyanyi lagu kotak, dan itu adalah band favorit saya banget. Pokoknya seru banget sih nongkrong di sini.

Laa Kitchen & Coffee, Tempat Nongkrong yang Asyik Di Jakarta Selatan
Dapet hiburan dinyanyiin lagu pelan-pelan saja dari Kotak

Dan mba nya bilang “mas, kalau mau nyanyi atau karokean boleh di sini. Mau nyanyi lagu apa aja bisa, kalau gak hafal liriknya ada juga di sini”. Wah menarik kan, apalagi buat yang suka nyanyi atau karokean tempat ini cocok banget.

Baca: Tips Hemat Biaya Makan Saat Traveling

Tapi penasaran juga sih, kok mereka menyediakan fasilitas ini apa sering ada penampilan band gitu ya, dan coba aja saya tanya. Mba, di sini sering ngundang penyanyi atau band gitu? Oh bukan mas, kebetulan kami sekeluarga suka musik, jadi kalau lagi kumpul ya kita main dan nyanyi-nyanyi di sini. Biasanya kalau weekend, kami suka ngumpul di sini.

Baiklah, makanan rasanya enak, ada organ juga yang bisa dijadikan hiburan, dan sekarang coba lihat tempatnya yuk:

Laa Kitchen & Coffee, Tempat Nongkrong yang Asyik Di Jakarta Selatan
Laa Kitchen & Coffe, tampak dari depan
Laa Kitchen & Coffee, Tempat Nongkrong yang Seru Di Jakarta Selatan
Tempat duduknya udah kaya rumah sendiri
Laa Kitchen & Coffee, Tempat Nongkrong yang Asyik Di Jakarta Selatan
Kalau mau minum kopi, enaknya duduk disini kali ya
Laa Kitchen & Coffee, Tempat Nongkrong yang Murah Di Jakarta Selatan
Hiasan dinding yang oke banget
Laa Kitchen & Coffee, Tempat Nongkrong yang Enak Dan Nyaman Di Jakarta Selatan
Bisa langsung lihat Gandaria City Mall

Lokasi Laa Kitchen & Coffee itu di seberangnya Gandaria City. Kalau kamu pas lagi ke sini, tinggal nyeberang saja juga udah sampai. Kalau sudah terbiasa nongkrong di mall, sekali-kali cobain nongkrong ditempat ini ya.

Gimana tempatnya seru kan buat nongkrong, apalagi buat malam mingguan. Dan bagi saya, seru banget tempatnya buat nulis artikel blog traveling ini. Jadi, kamu kalau mau merasakan tempat nongkrong yang asyik di Jakarta Selatan, ya datang ke Laa Kitchen & Coffee aja. Budi Setiadi

Cari Tempat Buat Refreshing. Liburan Ke Bandung Yuk

Liburan Di Bandung Pergi Ke The Lodge Maribaya

Hidup di Ibu Kota itu sangatlah keras, tiap hari sibuk kerja untuk mencari sebongkah berlian. Sibuk kerja boleh saja, tapi asalkan ingat waktu istirahat dan kalau sudah stres sebaiknya tinggalkan sejenak dan mari refreshing. Enaknya kemana ya? Liburan ke Bandung sepertinya menarik.

Entah kenapa saya selalu jatuh cinta dengan daerah yang namanya Bandung. Setiap weekend seperti ada yang memanggil namaku dari daerah tersebut. Mungkin karena Bandung itu istimewa buat saya. Dulu pengen banget punya istri orang Bandung, tapi sampai sekarang belum dapet tuh. Hehehe.

Menurut saya, Bandung adalah daerah yang tidak pernah membosankan. Bayangkan saja, banyak tempat wisata, kuliner, fashion dan lainnya yang selalu hits. Makanya Bandung selalu ramai dikunjungi banyak orang dari mana pun, apalagi orang Jakarta.

Baca: Tips Hemat Biaya Makan Selama Traveling

Seperti salah satu tempat wisata unik yang pernah saya bahas sebelumnya yaitu Danau Wakadobol, terpikirkan juga ingin mencoba eksplor hal unik lainnya di bandung. Selain itu ada rencana ingin beli baju, celana, dan sepatu untuk sehari-hari. Dan kalau masalah fashion, saya sudah punya beberapa tempat belanja yang biasa beli.

Lalu, kepikiran juga sih ingin ajak keluarga. Tapi kalau ajak keluarga gitu, yang paling penting harus cari hotel yang nyaman dan harganya juga murah dulu, baru deh mikirin tempat wisata. Kalau cari hotel yang mewah dan mahal banyak banget di bandung, tapi dompetku bisa jebol sih. Kalau kantongku bolong hanya gara-gara hotel saja, kapan bisa traveling ke tempat lainnya kan?

Punya rekomendasi booking hotel yang murah dan pilihannya lengkap gak? Atau coba searching aja di Google. Mari kita searching:

Hotel Murah Di Bandung

Wah ternyata ada yang banyak jual hotel di Bandung ya. Tapi coba saya lihat-lihat dulu, siapa tau bisa dapatin harga yang lebih murah. Cukup capek juga nyarinya, tapi untunglah bisa ketemu hotel dengan harga murah. Coba tebak mana yang paling murah dari semua platform yang jual hotel?

Cari Hotel Murah Di Bandung, Traveloka

Jawabannya Traveloka dong. Awalnya sedikit gak percaya sih dapet harga hotel yang murah banget. Tapi memang Traveloka merupakan platform penyedia hotel yang sudah terpercaya kok. Dan jadilah saya pesan di sini.

Traveloka
Pesan 2 kamar untuk 4 orang

Cara pesan hotelnya juga gak ribet, ditambah pembayarannya yang mudah banget dan cepat. Selain itu, banyak banget pilihan hotel yang lengkap di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia pun ada. Gak usah pake mikir berkali-kali buat cari hotel, karena di traveloka semuanya ada.

Baca: Tips Liburan Hemat Sesuai budget

Hotel sudah dipesan, sekarang tinggal cari tempat wisata yang pas buat keluarga. Ada rekomendasi tempat wisatanya apa? Karena saya bingung juga pilih destinasi wisata di Bandung yang aman dan nyaman di mana. Kan kalau jalan sendiri biasanya saya suka cari tempat traveling antimainstream. Kalau sama keluarga jadinya bingung sendiri.

Liburan Ke Bandung, The Lodge Maribaya

Hmmm, ajak keluarga ke The Lodge Maribaya aja kali ya. Karena tempat ini juga masih hits dan selalu ramai pengunjung. Sekalian orang tua saya juga biar tahu dan bisa menikmati udara yang sejuk di Bandung. Dan biar gak stres karena anaknya jarang pulang ke rumah karena sibuk solo traveling. Padahal rumahnya gak terlalu jauh sama Jakarta. Cuma 2 jam juga nyampe kalau naik kereta.

Tapi, yang penting anaknya sehat dan masih ingat pulang ya, walaupun cuma sebukan sekali pulangnya. Dan selanjutnya yang paling senang itu bisa liburan ke Bandung bareng keluarga beneran. Pokoknya buat keluarga apapun saya lakukan, dan tenang saja kalau mau liburan hemat pokoknya ingat Traveloka. Budi Setiadi

Suka Mengunjungi Tempat Wisata Di Indonesia? Saatnya Kamu Jadi Travel Blogger

Budi Setiadi, Travel Blogger Indonesia

Indonesia memiliki keanekaragaman yang tak ternilai, seperti wisata, budaya, flora dan fauna, dan lainnya. Sangat disayangkan jika keindahan tersebut hanya kita diamkan begitu saja. Oleh karena itu, mari kita eksplor lebih jauh kekayaannya dengan cara menjadi travel blogger Indonesia.

Bisa kamu hitung berapa banyak tempat wisata yang pernah kamu kunjungi? Lalu coba hitung lagi masih berapa banyak tempat yang belum kamu kunjungi? Pasti jawabannya sangat banyak. Makanya sangat rugi kalau kamu hanya mengunjunginya sedikit, apalagi tidak pernah sama sekali.

Potensi pariwisata Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Ditambah dengan adanya tren media sosial, membuat pariwisata kita bisa dikenal banyak orang bahkan sampai dunia. Selain itu juga, masyarakat kita sudah mulai turut campur dan menyumbangkan kreativitasnya untuk membangun pariwisata yang baru dan lebih baik lagi.

Dengan adanya hal tersebut, banyak sekali tempat wisata yang harus kamu eksplor. Eksplor lah sebanyak mungkin agar kamu bisa belajar banyak dari negeri kita ini. Sudah cukup kekayaan kita diakui oleh negara lain, kini saatnya kamu turut serta melestarikan kekayaan yang kita miliki.

Baca: Rahasia Sumber Penghasilan Travel Blogger

Ada keunikan tersendiri jika kamu cerdas dalam mengeksplor wisata Indonesia. Salah satunya kamu bisa mendapatkan penghasilan dari hasil setiap kunjunganmu. Memangnya bisa jalan-jalan keliling Indonesia dapat penghasilan, kan keliling Indonesia itu mahal? Jawabannya bisa. Tidak ada yang mustahil di dunia ini. Caranya mudah yaitu jadilah travel blogger. Berikut ini saya coba bagikan cara mudah menjadi travel blogger Indonesia:

1. Tulisan

Penulis Travel Blogger Indonesia

Cara pertama untuk menjadi seorang travel blogger yaitu lewat tulisan. Buat kamu yang hobi menulis, kamu bisa menceritakan tempat wisata apa saja yang pernah kamu kunjungi ke dalam tulisan. Apapun yang ingin kamu ceritakan, ceritakan saja ke dalam tulisan.

Banyak travel Blogger Indonesia yang sukses dengan menulis pengalamannya. Cerita perjalanan mereka biasanya ditulis ke dalam sebuah blog atau website pribadi. Dari blog yang mereka buat, bisa mendapatkan penghasilan yang bisa dibilang lumayan, bahkan bisa melebihi gaji perbulan seorang karyawan.

Selain blog, ada juga travel blogger yang menuliskan ke dalam sebuah buku. Dengan kata lain, kamu bisa menjadi seorang penulis buku. Pernahkah kamu mampir ke toko buku? Nah biasanya di salah satu rak ada buku tentang traveling. Itulah salah satu hasil tulisan dari travel blogger.

Satu lagi, travel blogger juga bisa menjadi suatu profesi yang menjanjikan lho. Salah satunya bisa menjadi penulis di suatu majalah, media online, perusahaan travel, dan lain sebagainya. Peluang tersebut masih sangat terbuka untuk siapa saja.

Sangat menarik bukan? Kalau kamu sudah sering keliling Indonesia dan suka menulis, alangkah baiknya kamu segera buat tulisan di sebuah blog, buku, atau mendaftar sebagai penulis di sebuah media.

2. Fotografi

Hobi Fotografi Travel Blogger Indonesia

Sejak perkembangan kamera digital dan menjamurnya smartphone, hampir semua orang kini sudah bisa mengambil suatu gambar dengan sangat mudah. Jika dibandingkan generasi sebelumnya, masih sangat sulit untuk mempunyai teknologi fotografi. Jika ingin foto, kamu harus ke tempat yang menyediakan jasa foto. Hal itu sangat merepotkan bukan?

Tapi, sekarang zamannya sudah maju. Kamu mau foto kapanpun dan di manapun bisa dilakukan begitu mudah. Ditambah lagi, perkembangan kamera smartphone pun semakin canggih, kamu bisa menghasilkan foto yang bagus hanya dengan satu genggaman tanganmu saja.

Nah buat kamu yang hobi foto, kamu bisa mengabadikan setiap perjalanan saat mengunjungi tempat wisata di Indonesia. Kamu bisa bercerita melalui sebuah foto yang kamu ambil untuk dibagikan kepada banyak orang.

Berkat adanya tren di media sosial, hasil foto kamu bisa dibagikan melalui media tersebut. Kamu bisa unggah semua foto traveling ke akun media sosial yang kamu miliki, seperti facebook, instagram, dan lain sebagainya. Coba perhatikan saja, sekarang banyak orang menjadi terkenal karena kemampuannya dalam membuat foto yang kreatif. Dengan kreativitas yang kamu miliki dalam hal fototgrafi, kamu bisa mempunyai peluang untuk menjadi travel blogger yang sukses dan terkenal hanya bermodalkan foto.

Mungkin saja banyak pihak yang tertarik dari hasil fotomu dan karyamu bisa dibayar mahal. Selain itu juga, kamu bisa menjual hasil fotomu di berbagai platform photo stock online. Jadi jangan pernah anggap sepele hasil foto dirimu sendiri yang pernah bidik.

3. Videografi

Travel Vlogger Indonesia

Punya cita-cita jadi pemain film atau sinetron yang mempunyai penghasilan banyak? Prosesnya gak gampang lho. Ada banyak proses yang harus kamu lewati untuk mewujudkannya. Eits tenang dulu, masih ada cara lainnya yang lebih mudah.

Di era digital ini, bukan hanya artis yang bisa mendapatkan penghasilan tinggi. Tapi dengan memanfaatkan teknologi yang ada, semunya bisa jadi kenyataan. Buat kamu yang hobi traveling dan  jago bikin video, saatnya jadi travel vlogger.

Baca: Harus Berani Traveling Sendirian

Setiap kali kamu mengunjungi tempat-tempat di Indonesia, mulailah dengan merekam semua kegiatan yang kamu lakukan di sana. Gunakan peralatan yang kamu miliki, seperti smartphone, kamera digital, action camera, drone dan lainnya. Rekam setiap momen yang dirasa kamu bisa ceritakan kedalam sebuah video.

Setelah kamu merekam aktivitas selama traveling, saatnya buat video tersebut menjadi semakin menarik. Dan coba kamu bagikan ke media sosial yang kamu miliki. Satu akun media sosial yang paling penting bagi travel vlogger yaitu YouTube.

YouTube memang menjadi favorit bagi siapa saja. Selain itu juga, YouTube memberikan penghasilan dari iklan yang tayang pada setiap video yang kamu unggah. Tapi syaratnya akun kamu sudah di monetize ya, jika sudah baru deh kamu bisa mendapatkan penghasilan. Bukan sekedar penghasilan saja yang kamu dapatkan, tapi siapa tahu kamu juga bisa menjadi terkenal melebihi artis papan atas. Hehehe.

Nah sekarang kamu sudah tahu kan travel blogger itu bukan hanya sekedar nulis di blog, tetapi bisa juga memotret dan membuat video. Satu hal yang paling penting ketika kamu ingin memulai menjadi travel blogger Indonesia, kamu wajib memiliki akun media sosial. Karena itulah media yang membantu karya kamu agar bisa sampai ke banyak orang. Yuk eksplor Indonesia lebih banyak lagi dan bagikan cerita perjalananmu. Budi Setiadi

Cara Mudah Menjadi Travel Blogger

Cara Menjadi Seorang Travel Blogger Indonesia

Kamu mau gak bisa jalan-jalan tapi bisa dapat penghasilan? Pastinya mau kan. Nah salah satu caranya adalah menjadi travel blogger. Sudah banyak kok yang sukses dari profesi ini. Sebelum melangkah jauh, kamu harus tahu cara mudah menjadi travel blogger.

Travel blogger adalah seseorang yang mengisahkan, menceritakan, menuliskan atau mengabadikan momen perjalanannya ke dalam suatu media berupa blog/website. Atau bisa dikatakan juga travel blogger adalah seorang penulis di blog yang fokus menulis tentang perjalanan dan pengalamannya dalam mengarungi suatu tempat.

Pada sejatinya, seorang travel blogger bisa membagikan pengalamannya dengan tujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi banyak orang. Menurut saya, seorang travel blogger tentunya bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih mencintai dan menjaga alam.

Sekarang, sudah banyak dari kita yang menjadi travel blogger Indonesia. Mereka ada yang sudah lama terjun ke dunia blogging dan ada yang baru juga. Tapi, kalau kamu ingin menjadi seperti mereka, bisa kok. Cara untuk menjadi seorang travel blogger bisa dikatakan mudah. Begini caranya:

1. Bangung Personal Branding

cara mudah mejadi sorang travel blogger indonesia

Cara pertama untuk menjadi seorang travel blogger yaitu harus memiliki personal branding. Personal branding ini maksudnya adalah ciri khas. Jadi ketika kamu menjadi seorang travel blogger, kamu harus mempunyai ciri khas. Ciri khas ini menjadi sebuah identitas diri yang dikenali banyak orang.

Ciri khas seperti apa yang harus dimiliki? Jawabannya banyak. Bisa dari tulisan, foto, video, caption di akun media sosialnya, atau apapun. Contoh tulisannya bisa terkesan lucu dan bikin ketawa, atau tulisan yang menginspirasi pembacanya.

Baca: Rahasia Sumber Penghasilan Travel Blogger

Intinya kamu bisa memulai membuat personal branding sesuai dengan passion kamu atau hal unik yang ada di dirimu. Kamu harus bangun personal branding-mu sedemikian rupa agar setiap orang yang melihat profil kamu, mereka bisa tahu apa uniknya kamu.

2. Tentukan Nama Blog Kamu

cara mudah menjadi seorang travel blogger indonesia

 

Untuk memulai menjadi travel blogger, kamu harus menentukan nama blog. Buatlah nama blognya yang mudah dibaca, diingat, dan menarik. Kamu bisa membuat nama kamu sendiri, nama panggilan, atau namanya yang kocak. Beriktut tips menentukan nama blog:

  • Gunakan nama yang antimainstream

Sudah banyak travel blogger yang memiliki namanya unik. Dan kamu, jangan salah pilih nama karena ini menentukan masa depanmu (agak lebay ya? Hehe). Travel Blogger Indonesia ada yang menggunakan nama panggilan ditambahkan dengan kata “travel” atau lainnya dibelakang nama tersebut. Contohnya ada yang menggunakan nam budi travel, anu traveler, dan lain sebagainya, tapi itu terlalu mainstream.

Nah kamu harus coba membuat dengan nama yang seunik mungkin. Jika sulit menemukan nama yang unik, kamu menggunakan nama sendiri juga boleh kok. Contohnya saya sendiri juga menggunakan nama lengkap “Budi Setiadi”. Alasan saya sih sederhana, ketika orang mencari nama nama saya bisa lebih mudah dan cepat ketemu.

  • Buang jauh-jauh nama dengan tanda baca

Agar pembaca mudah menemukan dan mengingat kamu, sebaiknya hindari nama yang menggunakan tanda baca. Karena hal tersebut membuat orang sulit membaca dan mengingat namanya. Selain tanda baca, hindari juga penggunaan angka, contohnya budi-travel008. Cukup sulit mengingatnya kan? Sebaiknya hidari itu.

3. Saatnya Membuat Website

tips menjadi seorang travel blogger indonesia

Jika kamu ingin menjadi sorang travel blogger, website adalah sesuatu yang wajib kamu miliki. Iya dong, karena website atau blog ini menjadi media informasi tentang kisah perjalanan kamu yang kamu bagikan berupa tulisan, foto, atau video.

Sebelum membuat website, kamu harus tahu apa saja yang harus dipersiapkan. Dua hal yang harus kamu ketahui dan miliki untuk membuat sebuah blog yaitu domain dan hosting. Bagi yang belum tahu apa sih domain dan hosting, berikut penjelasannya:

  • Domain

Domain adalah sebuah identitas dari website, atau lebih singkatnya adalah nama dari sebuah website. Ibarat handphone, domain adalah merk handphone tersebut. Kamu bisa menggunakan domain yang gratis ataupun berbayar.

Memangnya domain ada yang gratis ya? Jawabannya ada. Jika kamu mau menggunakan domain yang gratis, kamu bisa pakai blogspot.com, wordpress.com, .tk, atau yang lainnya. Kalau domain yang berbayar, kamu bisa menggunakan domain yang berakhiran .com, .net, .info, dan lain sebagainya.

  • Hosting

Hosting adalah sebuah wadah atau tempat untuk menyimpan data-data website agar data tersbut bisa diakses secara online. Data yang ada pada website berupa script/aplikasi, foto, video, email, dan database.

Ibarat Handphone, hosting ini adalah memori handphone tersebut yang mana bisa menyimpas semua file-file yang dibutuhkan agar handpohone kamu bisa bekerja dengan baik. Kebayang kan kalau kamu tidak mempunyai hosting, semua file kamu akan di simpan di mana? Tanpa adanya hosting, website kamu tidak ada apa-apanya.

Sudah paham kan tentang apa itu domain dan hosting beserta fungsinya? Sekarang kamu bisa memilikinya dengan cara membeil di penyedia layanan yang menjual tersebut. Banyak kok penyedia layanan yang menjual domain dan hosting, biasanya mereka menjual secara terpisah dan ada yang paket sekaligus.

Jujur saja, blog saya ini menggunakan layanan dari Niagahoster. Kenapa saya memilih penyedianya Niagahoster? Alasananya adalah karena mereka menjual layanan secara paket, yaitu bisa beli hosting beserta domainnya sekaligus. Ditambah lagi domainnya dapat gratis lho selama saya berlangganan menggunakan layanannya.

4. Belajar Menggunakan Website

belajar menggunakan website travel blogger

Bagi orang awam, membuat sebuah website itu adalah hal yang paling tersulit. Tapi menjadi seorang travel blogger tak harus ahli membuat website kok. Banyak travel blogger Indonesia juga tidak bisa membuat website sendiri.

Alternatif untuk membuatnya bisa dengan meminta tolong ke teman, saudara, atau orang yang kamu kenal. Selain itu, bisa juga menggunakan jasa pembuat website. Tapi, jika kamu ingin belajar membuat website sendiri jauh lebih baik.

Hal yang paling penting adalah ketika kamu sudah punya website, kamu bisa menggunakannya dengan baik. Minimal kamu bisa menggunakan untuk posting artikel, video, foto, dan lainnya. Urusan design websitenya, bisa diserahkan ke yang lain. Jadi gak usah pusing dalam masalah pembuatan website.

5. Buat Konten Berkualitas

tips cara mudah menjadi seorang travel blogger indonesia

Nah kalau kamu sudah punya website dan bisa menggunakannya, saatnya membuat konten berkualitas. Seperti apa sih konten yang berkualitas itu? Jawabannya, konten yang dibuat oleh diri sendiri. Kamu harus membuat tulisan original, foto hasil jepretan sendiri, atau buat video hasil karya sendiri.

Pertanyaannya kalau kamu gak punya foto hasil jepretan dan buat video sendiri bagaimana dan ditambah lagi tidak punya peralatan foto dan videografi yang profesional? Banyak jalan menuju Roma. Kamu gak usah pusing dengan hal tersebut. Kamu bisa membuat konten yang isinya tips dan trik tentang traveling, informasi tentang tempat wisata, dan lain sebagainya. Selain itu, kamu juga gak harus punya perlalatan yang seperti profesional, cukup gunakan smartphone saja kamu sudah bisa mendapatkan foto dan membuat video sendiri.

Alternatif lainnya, untuk membuat konten berkualitas coba kamu keluar rumah dan lihat di sekitar kamu, pasti ada suatu hal yang bisa kamu bagikan kedalam blog. Itu artinya kamu sudah bisa membuat konten berkualitas. Bahkan konten kamu akan sangat berbeda dengan travel blogger lainnya.

Kalau hanya sekedar menceritakan tentang sekitar rumah, apakah menarik? Buang jauh-jauh cara berpikir seperti itu. Hal yang menarik bagi kamu, belum tentu menarik bagi orang lain, begitu juga sebaliknya. Intinya kamu sudah membuat konten yang bisa membagikan informasi di sekitar kamu.

Siapa tahu suatu saat akan ada orang yang mencari informasi tentang daerah sekitar kamu, mereka membaca dan mendapatkan hal yang menarik dan bermanfaat dari blog kamu. Jadi blog kamu bisa bermanfaat pastinya.

6. Optimasi Website

tips cara menjadi seorang travel blogger indonesia

Setelah website kamu sudah komplit, kamu juga perlu mengoptimalkan website mu. Tujuannya yaitu agar website kamu bisa ditemukan oleh banyak orang di mesin pencari seperti google, yahoo, bing, dan lainnya. Masa iya sudah susah-susah membuat blog tapi blognya tidak bisa ditemukan banyak orang, percuma dong.

Salah satu cara optimasinya adalah dengan teknik SEO (search engine optimization). Tidak harus menjadi seorang ahli SEO untuk bisa mengoptimasi blog mu, tapi minimal tahu kosep dasarnya. Setlah tahu konsep SEO, kamu coba terapkan untuk blog mu.

Baca: Tips Liburan Hemat Sesuai Budget

Satu lagi, dalam dunia perwebsite-an, hal yang wajib dilakukan adalah blo kamu harus dikaitkan ke Google Analytics. Tujuannya agar kamu tahu seberapa optimal kah blog nya di mesin pencari. Kamu akan mendapatkan banyak informasi dari Google Analytics ini, contohnya jumlah pengunjung, seberapa lama pengunjung melihat blog, konten apa saja yang banyak dibaca, dan lain sebagainya.

7. Bagikan Ke Media Sosial

cara menjadi seorang travel blogger Indonesia

Salah satu cara agar konten kamu diliat atau dibaca banyak orang yaitu sebarkan ke media sosial, contohnya facebook, twitter, instagram, g+, dan lainnya. Jika kamu memiliki media sosial, sudah pasti kamu punya teman kan. Teman di media sosial itulah yang pertama bisa kamu jadikan target pembaca. Jika kamu memiliki teman yang banyak, berarti ada kemungkinan konten kamu dilihat banyak orang.

Dari satu teman saja, kemungkinan teman kamu juga membantu bagikan kontennya ke teman-teman dia lainnya. Jadi satu audience akan mendapatkan banyak audiences lagi.

Satu tips untuk membagikan konten yaitu lakukan setiap kali ada postingan baru. Gunakan kalimat yang santai dan menarik orang untuk membaca lebih lengkapnya pada caption potingannya. Contohnya seperti berikut ini:

tips cara menjadi travel blogger indonesia - Cara Mudah Menjadi Travel Blogger

Selain posting konten atau tulisan, kamu juga bisa membagikan konten berupa foto dan video yang lucu agar audience kamu menyukai dan bisa selalu mengikuti apa yang kamu posting.

Itulah tips dan cara mudah menjadi seorang travel bloger. Memang tak mudah untuk menjadi seorang yang sukses, karena semuanya butuh proses. Travel blogger yang sukses pun membutuhkan waktu yang cukup lama ampai mereka menikmati hasilnya. Mereka juga hampir sama melewati prosesnya yaitu membangun personal branding, menentukan nama blog, membuat website, belajar cara menggunakan website, membuat konten yang berkualitas, optimasi website, dan membagikan kontennya melalu media sosial yang mereka miliki.

Kini saatnya kamu menjadi seorang travel blogger yang sukses. Jika kamu sudah yakin, maka saya pun yakin kamu akan sukses. Tetap semangat! Budi Setiadi